Bukan sebentuk kesalahan lagi *_^

                         “Saat dikonfirmasi tentang kesalahannya, dia jawab apa?”
                 “Mmmmm, …. apa ya, aku kok lupa ya, …. ah sudah lah yang penting dia udah engga salah-salah lagi.“

Batal dweh kepo ku dapat jawaban seperti itu. Udah pasang muka serius, konsentrasi… ehhhh..

di jawabnya seperti itu.😦
Kadang aku penasaran dengan ekspresi orang saat mengakui kesalahannya. Jadi gini dweh akibatnya, penasaran terus menerus, tumpuk undung, … Yaqin, ketulusan mereka dipertaruhkan di bawah lirikanku dibarengi dengan persiapan senyum kecutku (**** memangnya aku siapa..???😉

Alhamdulillah, kalau expresinya dibarengi dengan kosa kata “maaf”

“waduh, maaf ya, aku benar-benar salah nih… “

Ada yang lebay-atun, pakai “sumpah” segala😦

“sumpah aku engga akan mengulanginya lagi… “

Ada yang setengah-setengah, bilang

“kalau gitu menurutmu benar, aku ngikut kamu aja dweh… “

Kembali ke pembahasan awal, sebentuk kesalahan awal akan ditutupi dengan kebaikan dia sesudahnya. Apalagi bila kebaikan itu tidak hanya 1, mungkin 2, atau lebih.

Terlalu penasaran itu engga baik, Tin… Tin…  😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s