Saat gempa, lagi apa? ^_*

Kemarin Sabtu tanggal 24 Januari 2014 ada mendadak gempa di Jogja, aku lagi engga di rumah, parahnya-lagi duduk manis di bis kota jalur 4- yang sedang berhenti di lampu merah kawasan Pasar Sentul, Yogyakarta. Sesaat sebelum sadar kalau itu gempa, sopir dengan nada tinggi menanyakan ke kernetnya, siapa gerangan yang menggoyang-goyang bis? Kernet bingung, dalam hitungan sepersekian detik, baru nyadar kalau itu gempa. Aku juga baru percaya kalau itu gempa, setelah melihat lampu merah bergoyang-goyang nyata.😀

Ibu-ibu di deretan kursi kiri saling bersautan berucap istighfar, ada yang mereview kejadian bis yang bergoyang, kernetnya juga, dan aku yang dengan PD nya bilang ke kernetnya, ” … itu loh pak, lampu merah juga goyang…!” Segera raih ponsel dari dalam tas di pangkuanku, aku pencet huruf i, ternyata engga nyambung maw nelpon ibuk. Aku pencet huruf S, ternyata nyambung, belum aku bersuara, kakakku udah nyeletuk duluan kalau gempa  kali ini bener-benar kuat. Jantungku  yang ramai oleh deguban hanya bisa berpikir ibuk dan bapak mungkin belum sampai rumah juga, hari ini ada jadwal periksa rutin di PKU.

Penghuni bis jalur 4 lagi-lagi masih seru saling mengungkapkan isi hati dalam rangka lindu kali ini. Hari ini Sabtu Wage, serupa dengan gempa di tahun 2006 silam juga Sabtu Wage, hanya saja kejadiannya di jam 12.12 siang, bukan pagi. Berarti ini gempanya berulang tahun. Pipi kiri dan kananku refleks tertarik ke dalam membentuk senyum yang nanggung, masak c maw ngakak mendengar komentar embah-embah yang naik dari Beringharjo tadi😀

kalau kamu, saat gempa lagi apa? ^_*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s