Buah yang tidak pernah miskin, buah yang paling ramah, buah yang bikin hoki, buah durian rendah kolesterol, semua ada di Taman Wisata Mekarsari ^_*

Diajakin tour ke Taman Wisata Mekarsari saat liburan H-1 imlek Januari 2012, tepatnya tanggal 22 Januari 2012. Awalnya c kebayang buah-buahan disini, tapi ternyata nama Taman Buah Mekarsari udah tidak dipakai lagi, melainkan diganti nama menjadi Taman Wisata Mekarsari, lokasinya tetep di Jl. Raya Cileungsi km 3 Jonggol-Bogor.

wisata keliling naik kereta

Berikut ini aku sampaikan contekan pemandu yang cerita banyak saat kita wisata keliling menggunakan kereta. Pemandunya lumayan lucu, jadinya kita enjoy dweh.

Untuk mengawali perjalanan kita, disebelah kiri kita terdapat wahana kidsfun rally, tempat bermain anak, juga terdapat wahana countryside. Disana kami sediakan permainan sepeda ya.

Taman Wisata Mekar Sari berdiri di atas  lahan seluas 264 hektar, dimana 88 hektarnya kami tanami tanaman koleksi. Dan dari 264 hektar kami bagi menjadi  6 zona. Salah satunya Central Park Tune atau Titik Tengahnya Taman Wisata Mekar Sari, terdapat plaza air mancur dan bangunan air terjun. Lokasi ini biasa digunakan untuk foto-foto atau sekedar bersantai-santai.  Saat ini dalam tahap pembersihan untuk gedungnya, jadi kita  matikan terlebih dahulu.

Ini merupakan kantor pusat  Taman Wisata Mekar Sari. Nanti kita akan lintasi lebih dekat lagi.

Sebelumnya kita masuki Green Land Zone atau Zona Hijau

Disini kami koleksi tanaman koleksi komersil atau tanaman buah yang biasa dijumpai di pasaran. Salah satunya di sebelah kanan kita, yaitu rambutan, varietasnya rambutan binjai yang kami ditumpangsarikan dengan kelengkeng dataran rendah, varietas lain pingpong, salipan, itoh, dan juga dengan kelengkeng sugiri.
Alhamdulillah, untuk saat ini, rambutan, kita ada tour rambutan. Dengan tiket Rp 5.000,- bapak ibu bisa petik dan makan sepuasnya disini, persis disebelah kita ini. Kita beri waktu 15 menit, sebetulnya, ya. Tadi kita sudah panen.
Kita lihat sebelah kanan kita ini, rambutan binjai. Kelengkengnya belum panen, baru sedang berbunga. Kalau rambutan memang sudah tidak asing ya.😀😀😀

Sebelah kita ada kelengkeng ping-pong yang buahnya bisa lebih dari ukuran normal. Dan untuk kelengkeng pingpong ini, jenisnya kelengkeng dataran rendah, ya, berbeda dengan kelengkeng dataran tinggi.

Kalau kelengkeng dataran tinggi harus sepasang, harus ada tanaman jantan dan tanaman betina, tapi kalau dalam kelengkeng dataran rendah satu tanaman sudah bisa berbuah, dalam satu tahun bisa 2 kali. Ya karena  kita tanam dengan cara vegetatif sudah bisa berbuah, lalu setahun bisa 2 kali.

Kita juga menjual bibit tanamannya ya,  di garden center, lokasinya dekat

Nah, selain melestarikan tanaman, kita juga melestarikan hewan.

Tepat disebelah kiri kita, tempat konservasi rusa tutul, kami mendapat hadiah dari kepresidenan Bogor, 18 ekor, saat ini sudah bertambah.

Keunikan dari tanduk rusa tutul ini tanduknya hanya berusia setahun, kalau sudah setahun dia akan lepas, dan tumbuh lagi.

Dan beberapa bulan lalu baru ada yang lahiran, jadi bertambah sekitar 28, saat ini. Sebenarnya sudah lebih dari  30, karena sebagian kita berikan ke wahana wisata yang lainnya.

Kalau bapak ibu ingin ke wahana-wahana yang sedang panen, seperti wahana melon, salak, dan belimbing dapat mengikuti program Green Land Tour, wisata berbelanja. Jadi kita antar ke Wahana Melon, wisata berbelanja buahnya atau sekedar mencicipi buahnya. Di sebelah kita baru kita tanam melonnya, ya. Dari penyemaian sampai panen kami hanya  membutuhkan 3 bulan.

Dan untuk sirsak. Salah satu tanaman yang luar biasa, disebelah kanan kita. Ini sirsak ratu dan sirsak medan. Yang sedang berbuah adalah sirsak medan. Untuk sirsak ratu dia runcing, ya. Kalau sirsak medan dia bulat. Ya, beda ya, varietasnya,

kalau sirsak ratu daunnya kecil, buahnya runcing. Kalau sirsak medan seperti ini, daunnya besar, buahnya bulat.

Srikaya.Tanaman buah yang tidak pernah mengenal miskin. Kaya teruzz, ya.😀😀😀 Walau buahnya engga ada, tetep namanya srikaya, tidak berubah menjadi srimiskin.😀😀😀

Kalau mau ikut program tur, rutenya sebelah kanan, lumayan jauh, ke wahana salak.  Dengan tiket Rp 50.000,- sudah free mendapatkan welcome drink, lalu mendapatkan buah salak, souvenir, bibit tanaman, itu sudah include, sudah gratis.

Sebelah kita koleksi mangga. Buah yang sopan, “Mangga….” “Monggooo…. “ Its Mango. 😉😉

Salah satu yang bisa dikunjungi di Green Land Tour ada tepat disebelah kanan kita yaitu belimbing. Untuk belimbing dari seukuran ibu jari, kami sudah lakukan pembungkusan. Jadi yang dibungkus-bungkus  dengan koran ini bukan gorengan pak, ya.😀😀😀😀 Itu buahnya. Dari seukuran ibu jari orang dewasa, dari kecil, kita minimalisir, karena belimbing ini sangat sensitif terhadap hama lalat buah dan juga sinar matahari. Kalau telat saja, udah ada lalat buah, ya… mending kita buang.

Dari seukuran ibu jari, kita bungkus dengan 2 lapisan. Pertama dengan kertas karbon hitam yang dibalik, baru kemudian dengan kertas koran, fungsinya untuk menghindari hama lalat buah dan juga sinar matahari. Dan kalau belimbing terkena sinar matahari secara langsung, dia akan menguning sebelum besar.

Kita akan keluar dari green land zone, dari 264 hektar kami bagi menjadi 6 zona, ya.
Festival Point, Family Walk Zone, Central Park Zone, Green Land Zone, Mediteran Exotic Zone, Amazing Water Zone.

Jadi kalau ke timur barat utara tetap melewati Central ya, sayangnya, ya, sedang kita lakukan pembersihan untuk  gedungnya, untuk itu kita matikan terlebih dahulu, mohon maaf. Sebenarnya ada water fall, Puri Tirto Sari.
Didepan bangunan air terjun inilah Taman Wisata Mekarsari diresmikan dengan nama Taman Buah Mekarsari pada tanggal 14 Oktober 1995. Namun sejak 9 tahun kita melakukan re-posisioning kita melakukan perubahan, kita rubah namanya menjadi Taman Wisata.

Jadi tujuan utama kami mengganti nama, tujuannya meluruskan presepsi para pengunjung kalau datang ke Mekar Sari belum tentu melihat  buah, kalau dengan nama Taman Buah, kesannya harus banyak buah, sedangkan tanaman kami ada yang bermusim, ya, banyakan yang bermusim yang kita koleksi.

Yang meresmikan Bapak Haji Muhammad Suharto almarhum, yang memprakarsai didirikannya Mekarsari ini adalah almarhumah Ibu Tien Suharto, tahun 1991 dibangunnya. Jadi untuk Mekarsari ini, jadi almarhumah Ibu Tien sebenarnya ingin mengoleksi dari Sabang sampai Merauke, melestarikan tanaman. Bukan memproduksi buah tujuannya. Kalau bapak ibu tahu, di Taman Mini itu budayanya yang dilestarikan, disini tanamannya. Seperti itu.

Selain, kita juga memberikan edukasi, menanam padi. Kita ajak anak-anak kita nandur.

Salah satu tanaman dari Papua, diselah kanan kita, yaitu Matoa, sejenis rambutan dari Papua. Dan juga sawo kecik, sawonya orang kraton yang biasa dijumpai di Kraton Jogjakarta atau Kraton Solo. Liburan kemarin lumayan banyak, sekarang . Kalau kita ke dalam lagi kami koleksi tanaman langka seperti leo, mondo, lobi-lobi, gandaria, kesemek, ada juga yang bisa menambah nafsu makan, yaitu jengkol, pete.😀😀

Bermalam dengan nuasa alam, kendaraan bisa parkir di dalam.

Disebelah kiri. Ada Mangga impor. Kita pun lakukan pemangkasan. Kita pangkas.

Untuk Manggis, disebelah kanan kita, sedang berbuah. Diprediksikan di bulan Februari atau Maret 2012 kita panen, insyaAllah mudah-mudahan. Sudah sering kita panen.

Aneka Asam kita koleksi, salah satunya di sebelah kiri kita yang kita bua bonsai, kita percantik, yaitu

asam selo atau Dewandaru atau syental yang banyak kita jumpai di Gunung Kawi, yang konon katanya kalau kejatuhan daunnya atau buahnya akan mendapatkan hoki atau keberuntungan.

Dibelakangnya ada jamblang atau duwet.

Ini ada jambu bol yang sedang berbuah, masih kecil, kita bungkus juga.

Yang sedang panen, disebelah kanan kita, jambu Bol Jamaika, terlihat buahnya besar-besar atau jambu dersono,ya. Tadi pagi sudah kita panen, sebagian.

Ada juga kemang atau binjai, buahnya seperti mangga, rasanya asam, aromanya wangi, biasanya digunakan untuk sambel, di daerah Kalimantan.

Kupak, kita koleksi juga, seperti anggur, rasanya asam yang ditumpangsarikan dengan boni serta jambu mede.

Dan juga kita koleksi Abio, buah dari manca negara.

Sawo dari Amerika Latin, yang saat ini ada pada masa pendangiran untuk pemupukannya. Kalau sedang berbuah seperti di gambar ini, hanya satu dua saja, di sebelah kanan kita, warnanya kuning. Beberapa bulan lalu, berbunga banyak, sayangnya, kena hujan angin, rontok.

Kita memasuki zona yang terakhir, yaitu Water Zone, tepat disebelah kiri kita terdapat danau yang luasnya 7,5 hektar. Diseberang danau terdapat water park. Juga ada Water Boom dan kolam renang. Di danau kita menyediakan wahana wisata seperti Giant Bubble,  Canoing, banana boat, dan banyak lagi yang lainnya.

Durian, tepat ada di sebelah kanan kita. Koleksi durian matahari, durian gundul, durian jarian, durian petruk. Durian di tempat wisata beda, mahal. Biasanya kalau kita  panen raya baru kita adakan tour panen durian. Dengan tiket Rp 100.000,- kita ajak berkeliling mampir wahana durian, kita berikan pengetahuan tentang durian, setelah itu ada sesi 30 menit makan durian sepuasnya. Seperti itu ya, mungkin prediksi  kami, kita panen di bulan Februari 2012.

Ada juga yang baru kami temukan di daerah lombok yaitu duren gundul dan itu duren tanpa sekat. Ada juga durian Sukarno, dari Bengkulu yang manisnya sampai ke pahit. Saya pernah diberi oleh pengunjung 1 butir sudah pusing, seperti tepat di belakang kita, ukuran buahnya besar. Orang medan makan berlima, hanya makan 4 buah, dibagi dengan 1 buah ini, yaitu durian Sukarno.
Ada juga durian abadi, durian yang engga habis-habis.😀😀 D: (**maksudnya patung buah durian).
Ada juga Durian jarian. Yang kita jual, diselah kanan depan.

Ada juga durian yang rendah kolestrol, yaitu durian lay, sebelah kanan kita ini dari Kalimantan, buahnya kecil-kecil, dagingnya warnanya oranye, kalau sudah berbunga warnanya pink atau merah jambu.

Disebelah kiri kita, sedang mengadakan acara gathering, seperti company gathering, family gathering, school gathering.
Dan yang ingin menguji adrenalin. Main outbond. Dari anak-anak sampai orang dewasa. Bisa pilih program-programnya.

Dan kita telah tiba di lokasi terakhir, maka berakhirlah wisata keliling kita. Silakan bapak ibu kami tawarkan untuk berwisata disini. Untuk berwisata disini. Disini ada live music, ada hiburan-hiburannya, ada resto, dan apabila ingin kembali ke depan lagi setelah berwisata disini, kami sediakan bis atau kereta tanpa dipungut biaya di deket Jembatan Tosca. Kalau ingin ke water park ya nyebrang, kalau ingin kembali ke tempat lagi naik kereta atau bis engga usah nyebrang, ada di sebelah kanannya.

Jembatan Tosca, maksimal 50 orang lewat

sepertinya patung dewi buah-buahan....

Waaaahhhh mas-nya pemandu renyah banget penyampaiannya. Makasih dweh mas… semoga nantinya kita rencanakan dulu, maw ikut tour yang mana, sesuai panen buah saat itu. sip😀😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s