Maksura Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta

Pernah baca buku “Sang Pencerah” yang merupakan novelisasi kehidupan K.H. Ahmad Dahlan dan perjuangannya mendirikan Muhammadiyah? Itu loh, yang dibuat berdasarkan Skenario Film “Sang Pencerah” karya Hanung Bramantyo. Memangnya kenapa? Yaaaa… jadi inget saja, setelah kunjungan ke Museum Sonobudoyo akhir tahun 2011 kemarin, aku Sholat Dhuhur di Masjid Gedhe Kauman. Truz jadi ingat “Sang Pencerah” dweh….

Aku sempat jeprat-jepret juga😉😉 , engga lupa yang menjadi pusat perhatianku adalah “maksura”. Apaan tuh? Kalau pernah baca bukunya pasti ingat dweh, saat Muhammad Darwis (K.H. Ahmad Dahlan) selalu mengamati maksura, yang disebutkan dalam “Sang Pencerah”:

“Salah satu tempat yang paling kusukai dari Masjid Gedhe adalah maksura, tempat shalat bagi Sri Sultan. Aku suka sekali memperhatikan tempat itu dan membayangkan bagaimana rasanya shalat di sana…” (halaman 18).

Yuk check it out  😉😉

Depan Masjid Gedhe kauman Yogyakarta

serambi Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Maksura Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Maksura-Mihrab-Mimbar

Manteb dweh Sholat Dhuhur di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta😉😉
Yukz ke masjid😉😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s