… bukan menjadi mukminin yang musingin.. ^_*

Rekapan ini dibuat dari Program Acara Gema Ramadhan SCTV 2011 yang tayang 27 Agustus 2011,  lokasinya masih di Tegalega, Bandung seperti minggu kemarin, namun bukan siaran langsung, tetep dengan Ustadz Solmed, dipandu Irgi Ahmad Fahrezi dan Sabai. Bintang tamunya Aurel, Anang, Ashanti, D’Bagindas, Wali, . Walau bukan siaran langsung, tapi tetep materinya harus dapet dunk ya… yuk check it out… ^_*

Irgi says:

Ustadz Solmed pulang kampung engga?

Ustadz Solmed says:

Saya untuk tahun ini menjaga kampung saja, biar yang lain pulang kampung, kampung saya ada di Medan. Tahun ini saya engga pulang ke Medan. Menjaga kampung saja, di rumah, biarkan yang lainnya mudik dengan tenang. Ceritanya ngejagain keamanan.

Setelah Wali membawakan lagu A-ba-ta-tsa.

Irgi says:

Harus kayak wali ya ustadz ya, jadi mereka ini kreatif juga, tapi bukan hanya mencari  kesenangan tetapi juga untuk ajaran agama.

Ustadz Solmed says:

Luar biasa. Salah satu keuntungan dan keistimewaan dari lagu dan albumnya wali bukan hanya menyajikan suatu syair-syair lagu tapi juga di dalamnya ada dakwah. Diantaranya. A-ba-ta-tsa. A-ba-ta-tsa  tuh, mengingatkan kita untuk terus dan selalu mengaji, betul engga? A-ba-ta-tsa, punya arti lain engga ‘Kang?

Faang, Wali says:

A-ba-ta-tsa ? Artinya, anak band tapi santri. 😉 😉

Ada lagi, anak bangau tapi santai. 😉 😉 bangau itu lumrah kalau laki-laki ya, tapi tetep harus beriman.

Anak Bandung tapi santri. 😉 😉

Ustadz Solmed says:

Ngomong-ngomong soal anak muda, Ustadz Faang, Ustad Apoy, hari gini, kalau udah bicara tentang anak muda tapi bicara tentang penampilan yang terus-menerus update. Baik yang cowo maupun yang cewe. Rambut dijebrikin ala harajuku, belom dikasih selompetan buat lewatan untuk kutu, 😀 😀 😀 .. yang penting tampil gaul. Berwarna-warni kayak iklan cat tembok, ya, udah begitu juga bicara kelas handphone, handphone-nya yang 3G.

Bicara tentang anak muda biasanya yang ditonjolkan dan ditampilkan warnanya seperti itu.

Bicara tentang anak muda, bicara tentang generasi bangsa, generasi bangsa Indonesia jangan cuma modal tampang, jangan cuma modal fisik, wajah, cover,  penampilan, tapi juga harus ada isi. Seorang muslim yang baik, bahkan dia bukan hanya mampu dan bisa menguasai ilmu pengetahuan umum tetapi juga harus pandai mengaji. Setuju engga?

Dari lagu A-ba-ta-tsa, apa yang memberikan inspirasi ustadz Apoy?

Apoy, Wali says:

Bukan cuma mengaji tapi mengkaji diri supaya kehidupan kita itu lengkap dari alif sampai ya’. InsyaAllah.

Ustadz Solmed says:

Subhanalloh. Luar biasa, kalau udah santri yang ngomong ya kayak kitab.

Jadi bicara tentang anak muda tidak cukup hanya dari segi penampilan, harus ada isi, apalagi anak muda seorang muslim buat dia harus pandai mengaji.

Ada satu cerita. Mau denger engga?

Di suatu kampung, ada 4 orang RT, RT ke-1, RT ke-2, RT ke-3, RT ke-4. Empat orang RT ini didaulat sepakat untuk ikut perlombaan ngaji. RT ke-1, RT ke-2, RT ke-3, luar biasa, ngajinya bagus, karena memang setiap minggu ikut pengajian sama ustadz-ustadz setempat. Tapi RT yang ke-4, kalau ada pengajian ngumpet, kalau ada dangdut paling depan. 😀 😀 😀 Singkat cerita, daripada malu, ikut juga perlombaan baca Qur’an.

“Ayo RT ke-4 silakan tampil.. “

“Waduh, mau ngaji apa niey?”

“..nggngnngngngngnngnnn…”

(*** bunyi seperti sekumpulan lebah berdengung)

Kata Juri. “.. bentar, bentar, itu ngaji apaan?”

“Audzubillahiminasyaitonirrojiim”

“Wah cakep,… mulai kedengeran tuh suaranya.. “

(***tapi kemudian makin kacau..)

Mulai mikir niey Juri, “ .. loe ngaji apaan,  baca surat apa, ayat berapa tuh? Coba jelasin dikit, kencengin dikit.. “

(***… semakin kacau..)

😀 😀 😀 😀 😀 😀 😀

Makanya belajar ngaji ya……

Seorang pemimpin harus pandai membaca Al Qur’an, apalagi Al Qur’an itu adalah pedoman hidup untuk kita semuanya.

Hudalilmutaqin

Dia menjadi petunjuk untuk orang-orang yang bertaqwa.

Hudalinnas

Bahkan dia menjadi petunjuk untuk segenap umat manusia.

Ibarat kalau saya dari Jakarta, kira-kira kalau kita maw ke Tegalega, Bandung, buat orang-orang yang selama ini jarang atau tidak pernah atau tidak sering ke Bandung, biasanya bisa nyasar.

Dari Jakarta menuju ke Bandung, ditengah-tengah jalan tol ada perduaan, yang satu petunjuknya yang satu ke Cikampek , yang satu belok kiri ke Bandung-Cipularang, ada petunjuknya engga di jalan tol?Ada.

Kalau cuma dibaca, tapi tidak diikutin, kira-kira bisa sampai Bandung atau engga? Cuma ngebaca doank niey bang..

“Bandung lewat Cipularang”

“Ah, saya mau lurus aja ke Cikampek..”

Engga bakal nyampe ke Bandung, sampai botak sariawan juga? Pasti akan nyasar.

Nah, karenanya, seorang muslim, apalagi generasi muda, niey kayak abang-abang semuanya, ganteng-ganteng, kasep-kasep. Jadi kalau anak muda yang punya ilmu pengetahuan umum dan bukan hanya mengandalkan penampilan tapi juga nilai religinya ada, insyaAllah hidupnya lurus, hidupnya berkah, dan kalau niat jadi pemimpin, pemimpin yang adil.

Kalau jadi anggota band, A-ba-ta-tsa, anak band tapi santri. 😉 😉

Luar biasa. Kita berikan applaus kepada wali.

Ustadz Solmed says:

Sebentar lagi engga terasa, kita  semuanya akan memasuki hari kemenangan, hari yang dimuliakan oleh Allah dan menjadi kebanggaan untuk kita semuanya. Hari apa itu? Idul Fitri.

Idul Fitri, kembali kepada kesucian, kembali ke kebersihan seperti bayi yang baru dilahirkan. Bagaimana seorang bayi yang suci dan bersih luar biasa, saking suci dan bersihnya bayi yang tidak punya dosa itu membawa keberkahan untuk dirinya, keluarganya, dan saudara-saudarnya.

Coba perhatikan ketika bayi yang lahir dan baru dilahirkan oleh ibunya, semuanya senang, semuanya bangga, semuanya bahagia. Sang ayah kemudian saking senangnya mengumandangkan

“Allohu Akbar, Allohu Akbar”

Sambil mereka meneteskan air mata, melihat anak tercintanya lahir ke muka bumi. Tetangganya semuanya pada datang, bawain handuk, padahal belum kenalan sama tuh bayi, tapi udah dibawain handuk.

Datang lagi tetangga dari sudut sana membawakan sabun, datang lagi dari sudut sana membawakan shampoo, datang lagi dari sudut sana membawakan bedak, padahal tetangga-tetangga dan orang-orang itu tidak mengenal bayi yang baru lahir.

Tapi karena tidak memiliki dosa dan suci, keberkahan itu dia dapatkan.

Ada yang bawa rengginang. Rengginang buat siapa coba? Mau engga mau akhirnya buat emaknya, berkah buat emaknya yang telah melahirkan bayi yang suci.

Itulah hakekat orang-orang yang dikarenakan ibadah puasa Romadhon, Allah akan bersihkan hatinya, Allah akan sucikan dirinya, dan Allah akan jadikan ia orang-orang yang mulia.

Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S Al Baqoroh

Ketika Allah memerintahkan puasa, baca bareng mau engga?

Yaa ayuhaladzi na amanu kutiba’alaikumusyiyam kama kutiba’alalladzi namingkob’likum la’alakumtatakuun

Luar biasa, jadi, orang-orang yang melaksanakan ibadah puasa Romadhon, Allah bersihkan hatinya, Allah sucikan dirinya, dan diangkatlah ia menjadi orang-orang yang bertaqwa.

Dan ingat, untuk Idul fitri,

Jangan lupa yang dapat THR, hayo….. Jangan seneng sendiri, jangan bahagia sendiri, tapi juga harus bagi-bagi dengan yang lain. Karena puasa mengajarkan kita untuk merasakan derita orang lain.

“..ketika puasa kalian lapar engga?”

“Enak engga?”

Ini di Bandung banyak yang  puasa apa banyak jadi kuntilanak? 😀 😀 .. siangnya puasa, begitu jam 3, mampir ke warteg, warung nasi, ketutuuuup itu warteg, dari luar engga kelihatan muka, begitu diintip masih pada menggelantung. Ini namanya kuntilanak yang bolong.

Awas sebentar lagi kita Idul Fitri, manfaatkan untuk membersihkan jiwa dan diri, lewat apa? Zakat fitrah.

Jangan pelit. Nih kadang-kadang entar pelitnya 70  setan 20 iblis. Peliiiiiiit banget.:D 😀 😀

Dateng ke mesjid sini,

“Pak Ustadz, sekarng bayar zakat berapa c?”

“25 ribu”

“…. waduhhh, mahal amat Rp 25.000,-? Perasaan tahun lalu disini zakat cuma 15 ribu. Jangan-jangan Pak ustadz ambil yang cemban niey”

Nge-zakat belum, udah buruk sangka.

“Ah, saya engga mau nge-zakatnya di mesjid ini zakatnya, pindah aja ke mesjid yang lain, ‘kali aja ada yang Rp15.000,-, nikmati aja yang Rp 12.500,-”

Coba pikirin, dikasih nikmat oleh Allah banyak, yang ngerokok tuh, asapnya sampai kemari-mari sampai batuk saya. 😀 😀 😀

“Sehari berapa duit, ayo ngerokok?” “Ada yang Rp 10.000,- ya? 2 bungkus?” “1 batang, bungkusnya doank 2? “ Atau jangan-jangan ngerokoknya modal mulut doank? Bang minta bang.. “ 😀 😀 😀

“Kita ngerokok, kadang-kadang sehari habis bisa Rp 10.000,- bang.”

“Kaliin sebulan?” Rp 300.000,-.

“Kaliin satu tahun?” Rp 3.600.000,-.

Engga ada yang protes sama pabrik rokok. “Wah, kemahalan niey ngerokok ampe Rp 3.600.000,- .. 😀 😀 😀

Kenapa urusan zakat yang cuma Rp 25.000,- ngitungnya 2 minggu? 😉 😉

Ayo, mudah-mudahan yang imannya bagus, taqwanya bagus, puasanya bagus, sedekahnya bagus, zakatnya dikeluarin, Allah jadikan orang-orang yang rezekinya ditambah. Amin. Siap bayar zakat?

Sebelum D’ Bagindas membawakan lagu “Marhaban Ya Ramadhan”

Ustadz Solmed says:

Lagu yang bakal dinyanyiin, ini katanya album yang baru. Judulnya apa? Apa yang memberikan inspirasi?

Byan, D’ bagindas says:

Judulnya “Marhaban Ya Ramadhan”, yang menciptakan Mike.

Mike says: ini lagunya udah rada lama, untuk menyambut Ramadhan. Ramadhan suka duka penuh dengan ampunan. Luar biasa, ramadhan membawa berkah.

Ustadz Solmed:

Lagu ini memberikan inspirasi untuk kita semuanya,  bahwa Ramadhan adalah bulan yang tak kan pernah bosan untuk kita selalu bertemu dengannya. Ibarat seorang kekasih yang datang setahun sekali kemudian berpamitan untuk datang tahun berikutnya.

“Niey yang dari luar Bandung ada engga? Yang darimana coba? Jawa, JawaTimur, Tuban.”

Jadi kita semuanya yang dari perantauan Sumatera, Jawa, kalimantan, Irian, Sulawesi  kan orang-orang yang dicintai, tapi saat kita meninggal nanti untuk bertemu dengan mereka .

“Pak tet, Butet, aku meh pamit yo”

“… nanti kalau  ketemu tahun berikutnya aku pasti akan pulang lagi, balik lagi pak e dan buk e. Doakan aku yo..”

Tuh kan, setiap kali kita meninggalkan dan ditinggalkan oleh orang-orang yang kita cintai dalam rangka kita mencari rezeki, pengen cepet ketemu lagi.

Berdoa.

Allohuma bariklana firajab wasya’baana wabalighna

Ya Allah berkati kami di Bulan Rajab dan berkahi kami di Bulan Sya’ban, dan pertemukan kami Ya Allah dengan bulan suci ramadhan.

Luar biasa, Ramadhan membawa berkah hikmah, bawa manfaat.

Menurut kamu ‘Kang Ramadhan itu memberikan keberkahan dan manfaat sepanjang satu bulan. Yang dirasain manfaatnya.

Komentar Byan, D’Bagindas: Jadi ini buat Byan, mualaf ya, Mualaf tahun yang ke-3.

Komentar Ustadz Solmed: Kita doain semoga iman dan Islamnya mantap, jadi istiqomah kalau meninggal dunia. Amin. Menurut ‘Akang apa yang dirasain? Hikmah, rahmad, berkahnya apa?

Komentar Byan D’ Bagindas: Byan masuk Islam itu bener-bener sejuk, seneng sekali bisa bergaul banyak dengan muslimah yang sangat berbahagia pastinya. Jadi Byan seneng banget. Dan Alhamdulillah kita diberi kemudahan buat kita.

Komentar Ustadz Solmed: Akang Mike juga mualaf udah lama. Yang dirasain Apa?

Komentar Mike, D’ Bagindas: Banyak keberkahan c disitu, jadi bening hati, Islam itu ikhlas dalam menghadapi situasi apa pun. Mau pahit, mau apa, disitu cuma ujian.

Ustadz Solmed says:

Suka duka, semuanya, dirasakan oleh kita semuanya. Nah, Ramadhan. Berkah Ramadhan, disinilah, di bulan inilah ada banyak kesempatan antara yang kaya dan yang miskin kumpul bareng.

Bikin santunan, bikin acara buka puasa bersama.

Ramadhan ini puncaknya kegiatan yang kaya, yang punya kelebihan harta, dia tunjukkan bahwa dirinya tidak sombong. Apa yang di dapat, rezekinya bagian dari kenikmatan orang lain.

Karena Ramadhan juga, seorang ayah berkumpul dengan anak. Ramadhan juga saking berkahnya suami istri dan keluarga berkumpul bareng, bareng langka karena memang jam kerja Alhamdulillah dikurangin, yang tadinya pulang jam 5 sekarang jadi pulang jam 3, jam 4, bisa pulang lebih sore lagi dengan keluarga besar.

Yang tadinya tidurnya mbablas, tidur dari jam 10 sampai jam 6 sore, berkah Ramadhan bangun jam setengah 4, sama-sama duduk bareng istri, suami, anak, ramai-ramai kita ngambil berkahnya sahur.

Itulah indahnya berkah Ramadhan. Kita mendapatkan berkahnya Ramadhan. Akan mengantarkan umur kita sampaii ke Ramadhan-Ramadhan berikutnya, Amin Ya Robbal ‘alamin.

Setelah Ashanti dan Anang duet bareng.

Ustadz Solmed says:

Luar biasa, pasangan yang serasi, ya. Cocok engga? Bagaimana kalau saya yang jadi penghulunya. Ini saksinya sudah ada, maharnya tinggal berikan, truz hari ini kita nikahkan. 😀 😀 😀

Secara fisik udah mantep banget, udah cocock, apalagi itu lagunya sudah indah, “Jodoh”, suatu harapan yang indah dari seorang laki-laki kepada wanita. Pertanyaannya kalau albumnya dan lagunya sudah berkisah, lalu kapan mau memulai perjodohannya? 😀 😀

Anang says:

Mudah-mudahan insyaAllah setelah hari raya ini, mudah-mudahan sudah bisa melamar.

Ustadz Solmed says:

Amin, Ya Robbal Alamin. InsyaAllah alan segera dimulai habis Lebaran,  truz gimana? Kak Ashanti  bagimana? Are you ready? 😉 😉

Ashanti says:

InsyaAllah.

Ustadz Solmed says:

Kita doain aja ya bareng-bareng, semoga betul-betul Mas Anang dengan Kak Ashanti menjadi jodoh. Sehidup mati, dunia akhirat. Amin. Ya Robbal Alamin.

Jadi penjajagan sudah tahu bagaimana kekurangan dan kelebihan, yang paling penting memang dalam hidup ini, adalah menikmati kekurangan. Kalau kelebihan, siapapun pasti pengen suami yang sayang, yang pinter, nyanyinya bagus, ganteng, manis, siapa yang engga pengen? Kemudian calon istri yang cantik, pandai, smart, dan juga sayang dengan sang anak tercinta, siapa tang tidak pengen.

Tapi dibalik masing-masing kita, Allah menitipkan kekurangan untuk kita dan untuk kemudian menjadi lemah, tapi kekurangan itu menjadi penguat untuk kita semuanya. Bukan untuk kemudian kita bercerai-berai dan memisahkan tangan ini, tapi justru dengan kekurangan ini, saling bergandengan tangan. Sok banget niey gw 😀 😀 (*** kayak pernah nyoba aje). Ini masih sekedar teori, niey Mas Anang. 😀 😀 Menurut Mas Anang bagaimana?

Anang says:

Ya betul. Bahwa kekurangan dan kelebihan itu udah pasti ada. Tinggal bagaimana memaknai kekurangan menjadi suatu kelebihan.

Ustadz Solmed says:

Karena banyak kelebihan belum tentu enak, badan yang lebih unggul, engga enak, sesekali harus ada yang lemah, sesekali harus ada kekurangan. Tapi InsyaAllah kekurangan itu mampu dimaknai dengan indah.Ya, buat kak Ashanti, sudah tahu kelebihan dan kekurangannya?

Asahanti says: InsyaAllah sudah.

Ustadz Solmed says:

InsyaAllah Mas Anang juga sudah.

Biasanya awalnya selalu yang enak-enaknya saja, mereka model-model yang begini ya, yang ditonjolin yang enak-enaknya saja, yang lebih-lebihnya aja.

Misalnya niey, misalnya, waktu dulu belum nikah, mau buang angin aja ngumpet-ngumpet.

“Neng saya ke samping dulu ya.. “

“.. hah?… Jangan lama-lama ya bang.”

Padahal cuma mau buang angin, takut kedengeran calon istrinya. Khawatir kalau calon istrinya senep, illfill, ngeliatin calon lakinya kentut sembarangan. Dulu, waktu kapan? Belum nikah.

Begitu udah nikah engga laki engga bini, perang kentut di tempat tidur 😀 😀 😀 😀

Ini semuanya adalah kekurangan yang mungkin akan tampak bisa kita tutupi. Begitu sudah menikah, kekurangan satu-persatu akan tampak.

Dulu kita tidak tahu model istri kita kayak apa tidurnya, ya, dulu engga tahu, tapi sekarang, MasyaAllah ini bini apa kudanil? Mana udah jelek, kentut, item, peot, ngorok, ngiler lagi, dibangunin 😀 😀 😀

Ini kekurangannya, mungkin yang saat ini baru daftar, tapi nanti begitu udah nikah ..  😀 😀

Semoga, kita doain ya, Mas Anang dan Kak Ashanti diberikan nikmat jodoh. Amin Ya Robbal Alamin. Indahnya mengantarkan lebih kecintaan kepada Allah Subhanahu wata’ala. Sehidup dan semati.

Setelah Anang dan Aurel membawakan lagu “Jangan pacaran sembarangan”

Ustadz Solmed says:

Ayah penyanyi, anak juga penyanyi, buah engga jauh jatuh dari pohonnya, kecuali buah yang kehantam tsunami, jauh jatuhnya.. 😀 😀 😀 Aurel udah kenal cowo?

Anang says:

Udah. Makanya bikin lagu “Jangan pacaran sembarangan”, nanti dimarahin Tuhan.

Ustads Solmed says:

Emang yang namanya cowo sama cewe, kalau naksir cowo sama cewe, cewe sama cowo, wajar engga? Wajar. Justru yang engga wajar kalau cowo suka cowo, cewe cewe, 😀 😀 😀 .. itu yang engga wajar. Tapi kalau cowo seneng cewe, cewe seneng cowo, itu wajar, pantes dan fitrah.

(nyanyi)

Rasa cinta mesti ada pada makhluk yang bernyawa

Sejak lama sampai kini tetap suci dan abadi

Takkan hilang selamanya sampai datang akhir masa

Renungkanlah

Mas Anang, ngeliat putrinya yang amat sangat dicintai kan, banyak banget pastinya yang nyaksiin dari seluruh Indonesia, kita-kiat apa c yang Mas Anang lakukan untuk ngejaga putri Mas Anang?

Anang says:

Saya selalu mengajak Loli itu menjadi temen dan sahabat, supaya bisa terus-terang. Jadi engga kayak bapak-anak, kayak temen aja. Kalau ada sesuatu cerita, ngobrolin, diomongin. Kalau dapet cowo niey, ngomongnya sama Pipi.

Ustadz Solmed says:

Ya Alhamdulillahm kiat yang paling bagus, memang paling manteb seperti itu ya, Mas Anang. Bagaimana menciptakan interaksi dalam keluarga, antara seorang ayah, ibu dengan anak, tidak ada batas, maksudnya bukan berarti kemudian sang anak bebas tidak sopan, tidak berlaku baik, tapi batasan-batasan yang menghalangi interaksi dan komunikasi itu kita lepaskan. Bagaimana seorang anak bisa merasa,

“my father is my sob, my sahabat, my bro my brother…”

Sehingga kalau kita curhat, bercerita dengan orang-orang yang kita anggap teman, sahabat, mungkin jauh lebih nyaman, mungkin jauh lebih nikmat. Dan Alhamdulillah, kalau Mas Anang sudah memberikan contoh yang terbaik buat semuanya yang menyaksikan acara ini bahwa di dalam keluarga,

seorang ayah bisa menjadi sahabat untuk putrinya.

Seorang ayah bisa menjadi kakak untuk putrinya.

Seorang ayah bisa menjadi teman untuk putrinya.

Dan seorang ayah tetaplah ayah sampai hari kiamat.

Truz buat pendidikan gimana, Mas Anang?

Anang says:

Pendidikan saya selalu mengutamakan dia yang penting belajar agamanya kuat, karena mulai saya kecil dulu, pertama dididik agama, jadi punya rem dari awal.

Ustadz Solmed says:

Mas Anang ini seorang anak Kiai di Jember. Anak salah seorang Kiai pastinya pendidikan agama udah sering dan menjadi satu makanan sehari-hari dan  ini juga yang Mas Anang lakukan dan terapkan buat sang putri.

Perasaan kamu Loli?

Aurel says: “Seneng”

Ustadz Solmed:

Seneng banget ya, bukan hanya pendidikan umum, tetapi juga pendidikan agama, sebagai bekal bahwa kita yakin anak-anak kita adalah penerus untuk keluarga kita.

Kalau hari ini kita menjadi suami untuk istri kita, dan istri kita menjadi pendamping hidup untuk diri kita, kelak besok anak kita juga akan menjadi istri buat orang lain, betul engga?

Dan kelak anak laki-laki kita akan menjadi suami untuk orang lain.

Makanya dari sekarang mulai dididik, dibina, dibimbing kalaupun besok kelak putri kita menjadi istri untuk orang lain jadilah dia istri yang sholehah, istri yang baik, istri yang mencintai suaminya, apa adanya. Bukan ada apanya. 😀 😀 😀 Begitu pula suami pasti akan mencintai istri dengan penuh ketulusan dan kecintaan.

Ada pesen engga dari Mas Anang buat Loli-mu? Biar di denger oleh semuanya.

Anang says:

Dulu almarhum ayah memesan kepada saya, bahwa mencari orang pinter itu banyak, tapi mencari orang jujur itu langka, dan itu susah.

Dan kejujuran itu harus dibina mulai sejak saat ini.

Kesimpulan

3 atau 4 hari lagi kita akan bertemu dengan Hari Raya Idul Fitri. Senang? Gembira? Apa yang bikin anda senang ketika Ramadhan berpisah dan mengganti Idul Fitri? Hayo?

Satu, ketemu orang tua,

truz apa lagi? Gaji nya 2 kali lipet 😀 😀

truz apa lagi? Dapat THR.

Truz apa lagi? Silaturahmi.

Irgi says: saya tahu pak ustadz, pengantin baru 😀 😀 😀

Kita berharap semoga perjalanan perjuangan kita selama sebulan penuh menikmati  indahnya Ramadhan betul-betul menjadi satu keindahan untuk kehidupan kita sebelas bulan yang akan datang.

Karena ada 3 model manusia ketika Ramadhan itu pergi. Orang-orang yang betul-betul beriman, mukminin, muslimin, siapa mereka? Mereka yang menjadikan Ramadhan ajak untuk merubah diri akhlak dan ibadah.

Yang tadinya pelit baik, yang tadinya males silaturahmi jadi rajin silaturahmi, yang tadinya tidak mau mengeluarkan zakat begitu sadar Allah telah memberikan nikmat dan mengerti bahwa miskin itu tidak enak, perut lapar itu menderita, akhirnya zakatnya dia keluarkan dengan baik.

Yang tadinya suka marah-marah sama istri, ngelawan sama suami, berkah Ramadhan, kumpul bareng suami, istri, anak, kumpul bareng nyambung kembali komunikasi, selesai Ramadhan menjadi orang-orang yang saling mencintai.

Karenanya kita berharap dan berdoa kepada Allah semoga kita dipanjangkan umur dan diberikan kesempatan untuk bertemu Ramadhan yang akan datang. Amin.

Itu yang pertama, mukminin, muslimin.

Sekarang, Mukminin musingin. Ngaku beriman tapi engga mau puasa, ngaku beriman tapi engga mau sholat, dateng c sembahyang, sholat, dateng ke mesjid, cuma nyari sendal baru,

“…. niy ada sendal baru niey, 3 hari lagi kita lebaran .. “ 😀 😀

“..kita lebaran, kita ke mesjid dulu, …”

Tumben-tumbenan, kalau yang lain di awal dan di pertengahan ramai, ini kelompok yang begini ini akhir yang ramai datang. Awalnya, maksudnya udah siap-siap mau lebaran, trus nyari sendal yang bagus, mana sendal yang cakap. Awas ini kelompok mukminin musingin, kelompok kutu kupret 😀 😀 😀 .

Ramadhan, tidak Ramadhan, buat dia tidak membawa perubahan. Naudzubillahimindzalik.

Karenanya kita berharap semoga Allah Subhanahuwata’ala menjadikan Ramadhan buat kita, betul-betul menjadi, mukminin, muslimin, orang-orang yang istiqomah, selau beribadah kepada Allah Subhanahu wata’ala.

Saya pribadi sebelum nanti ditutup, dengan 2 host yang ganteng dan cantik ini, ingin mengucapkan terimakasih buat seluruh pemirsa dimana saja yang sudah setia menemani kita semuanya sepanjang satu bulan ini dalam acara Gema Ramadhan. Buat semua aparat kepolisian, abang-abangku dari TNI juga semoga apa-apa yang selama ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban Gema Ramadhan ini dibalas oleh Allah dengan sebaik-baik balasan. Amin.

Saya pribadi mengucapkan Minal ‘Aidin wal faidzin, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H. Mohon maaf lahir dan batin.

Irgi says: Semoga tauziah yang disampaikan ustadz tadi bisa bermanfaat buat kita semua, dapat kita terapkan di di kehidupan sehari-hari, dan insyaAllah kita masih bertemu dengan Ramadhan tahun depan, dalam keadaan yang lebih baik, Amin, dan  bukan menjadi mukminin yang musingin. 😀 😀 😀

Thanks to: Program Acara Gema Ramadhan SCTV 2011, tayang 27 Agustus 2011 (bukan siaran langsung), lokasi: Tegalega, Bandung, bersama Ustadz Solmed, bintang tamu: Anang, Ashanty, Aurel, Naff, D’baginda’s, Wali, dipandu Irgi Ahmad Fahrezi dan Sabai.

Iklan

2 thoughts on “… bukan menjadi mukminin yang musingin.. ^_*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s