Mimpi itu penting …. !!!

Kudu makasih niey sama Program acara RCTI “Assalamu’alaikum Ustad!”, jam 04:00, hari Ahad tanggal 10 April 2011, lumayan bikin penasaran, karena yang dibahas tentang “Tabir Mimpi”. Kali ini narasumbernya Ustadz Abi Makki, dipandu Ali Zaenal.

Pertanyaan dari pemirsa:

Apakah dalam keadaan mimpi atau dalam keadaan nyata. Apakah itu berarti malaikat itu bisa berubah dari makhluk yang ghaib ke makhluk yang nyata.

Jawaban Ustadz Abi:

Malaikat Jibril ini adalah ketuanya malaikat. Jadi jendralnya malaikat adalah Jibril. Semua dari malaikat yang ada, paling tinggi jabatannya. Istilahnya adalah ketuanya para malaikat, bentuknya dari segala macam, pernah memperlihatkan diri dalam wujud manusia bahkan secara wujud seperti sahabat rasulullah, seperti ketika memberikan wahyu pertama kali di gua Hiro’, itu ada dalam bentuk yang Rasulullah tidak pernah mengenali.

Ketika Rasulullah sholallohu ‘alaihi wassalam diperintahkan untuk menjumpai Abi Hurairah itu menyerupai seorang sahabat Rasulullah sholallohu ‘alaihi wassalam, itu adalah Jibril alaihissalam. Lalu ketika Rasulullah sholallohu ‘alaihi wassalam Isra’ Mi’raj, melihat dalam bentuk Jibril yang asli. Apaka Jibril alaihissalam yang namanya ruhnya ataupun bentuknya, bisa memperlihatkan diri kepada rasulullah sholallohu ‘alaihi wassalam? Ketika diperintahkan oleh Allah subhanahu wata’ala untuk memberikan wahyu kepada rasulullah sholallohu ‘alaihi wassalam, bisa saja Jibril membentuk wujudnya dengan bentuk yang lain atas izin Allah. “Berbentuk manusia?” “Ya.” Ketika dalam suatu hadist yang diriwayatkan Muslim, disampaikan oleh Umar bin Khatab ditanya, apa itu Islam, apa itu Iman, apa itu ihsan, kapan kiamat itu datang, sebagai 4 pertanyaan dasar pondasi, dalam hadist, Jibril datang dengan membentuk wajah laki-laki yang gagah tapi orang tidak mengenalnya laki-laki itu, rambutnya hitam bersih, bajunya putih, lalu datang, lalu duduknya berdekatan dengan rasulullah. Apa Islam itu ya rasulullah? Lalu dijawab oleh Rasulullah.dst.. Dan waktu itu Jibril memperlihatkan seperti wajah manusia. Iya. Semuanya atas izin Allah subhanahu wata’ala. Apapun yang bisa dilakukan oleh Jibril akan terjadi dan atas izin Allah pastinya. Begitu Allah memerintahkan Jibril, jadi begini, jadi begini, kadang Jibril terkadang datang melalui mimpi, dalam bentuk aslinya dan dalam bentuk manusia seperti selayaknya manusia biasa. Ini semuanya atas izin Allah subhanahu wata’ala. Namun hakekatnya adalah ghoib, tidak nampak.

Pertanyaan Bapak Kapolda dari Jawa Barat:

Setiap saat saya tidak mungkin dalam periode-periode tertentu selalu ujian, atau mungkin membaca soal dari ujian itu tidak bisa atau bisa, itu selalu hadir di mimpi saya, tatkala  saya menghadapi masalah-masalah yang penting.

Komentar Ali: tadi bapak Kapolda dari jawa Barat dia bilang sering mimpi selalu rajin belajar, lagi belajar. Kalau sedang menghadapi masalah kadang-kadang mimpi seperti itu.

Jawaban Ustadz Abi Makki:

Wallahualam. Tapi saya hanya ingin menyampaikan satu nasehat yang sangat baik, dan pada intinya adalah bersabarlah ketika menghadapi orang-orang yang berjanji kepada kita. Jadi misalnya nanti saya begini, tapi ternyata tidak. Bersabarlah ketika banyak orang yang berjanji, untuk apa kepada kita, apakah temannya berjanji lupa. Itulah maknanya bersabar menghadapi janji-janji. Wallahualam.

Pertanyaan dari peserta pengajian:

Begini, tadi malam itu saya mimpi, waktu itu saya seperti dihampiri entahlah, itu apakah malaikat atau apa soalnya dia memakai jubah putih dan dia menengadahkan tangannya lalu saya menyapa tangannya. Malam hari ini harus masuk ke dalam gua. Pertanyaan ustadz Abi: perasaan ibu bagaimana, kira-kira yang datang itu siapa? Apakah orang yang sudah dikenal atau malaikat. Kata penanya: Orang baik, seperti malaikat.

Jawaban ustadz Abi:

Maknanya, ada persahabatan yang sangat baik sehinggga dengan tetap terjalin persahabatan yang baik terjalin dengan ibu. Tempat menyampaikan uneg-uneg ibu itu udah ditempat yang benar. Ibu renungkan saja, siapa teman ibu yang sering diajak curhat, itu memang tempat yang benar, telah menyampaikan masalah ke tempat yang benar. Apakah teman ibu? Wallahualam.

Komentar Ali: jadi mikirnya udah serem aja ya, ternyata artinya tidak seperti itu.

Kata ustadz Abi: jadi gua itu identik dengan ketenangan, hal yang baik.

Pertanyaan by phone:

Saya setelah sholat malam itu, saya bermimpi bertemu pria berjubah dan bersorban putih dan itu di taman. Di mimpi itu aku berhadapan langsung dengan pria itu, disekitar itu juga ada pohon, di pohon itu ada cincin nikah yang terjatuh dan terjatuh. Mimpi kedua, setelah saya mencoba mengambilnya, ternyata ada gumpalan-gumpalan darah di lidah dan itu banyak sekali. Apakah karena saya telah melakukan kesalahan?

Jawaban ustadz Abi:

Pertama ada hal yang perlu diperhatikan. Mimpi yang pertama, langsung ditanya aja kalau mau nikah, jangan dihubungkan dengan bila cincin jatuh truz engga jadi nikah, bukan jodoh, bukan seperti itu. Langsung ditanyakan saja. Pohon yang jatuh, menggambarkan keimanan yang sudah baik sekali, namun jangan sampai lidah ini menyalahkan orang lain. Agamanya sudah baik, akhlaknya sudah baik, tapi omongnya nyakitin orang saja. Ini ada satu perkataan yang mungkin dikatakan gurunya yang sakit hati karenanya. Saya rasa dia telah melukai orang yang seharusnya dihormati.

Pertanyaan dari Azhar:

Ada teman saya yang bermimpi menikah dengan saya. Apakah artinya dia jodoh saya?

Jawaban ustadz Abi:

Taaruf aja, jangan mimpi seperti ini dijadikan patokan artinya berjodoh. Silakan taaruf saja.😀

Pertanyaan dari yang ingin sharing:

Saya mimpi seperti terbang ke atap, dari atap satu ke atap rumah yang lain. Kosong, cuma seorang diri gitu, habis mimpi itu biasanya rasanya jadi engga enak banget.

Komentar Ali Zaenal: Mimpi merupakan hal yang luar biasa, kadang-kadang yang engga pernah datangi, tiba-tiba muncul dimimpi, apalagi kita terbang di atas atap.😀

Jawaban Ustadz Abi Makki:

Subhanallah, mana yang terbaik, Wallauhualam, itu merupakan sesuatu hal yang setidaknya sebuah nasehat, tolonglah instropeksi diri, jadi begitu ada satu hal yang terjadi, jangan kita menyalahkan orang lain. Jadi ini merupakan satu hal yang kita instropeksi diri ini. Kira-kira begitu ada satu hal yang terjadi, tidak nyaman dalam hatinya, jangan menyalahkan orang lain. Kenapa dia begitu? Ow, ternyata… Jadi  apapun yang terjadi kepada keluarga, kepada teman, kepada saudara, kepada sahabat, di dalam pergaulan, kita menyalahkan orang lain, coba instropeksi diri, mungkin itu adalah kesalahan kita. Ini adalah yang paling baik, makanya ada suatu peribahasa, gajah di depan mata tidak tampak, kuman di seberang lautan nampak. Kadang-kadang kita selalu melihat kesalahan orang lain, padahal kita sendiri. Instopeksi sebaiknya ke dalam dulu ya,  pada hakikatnya, jadi kembalikan ke diri dulu, jangan menyalahkan orang.

Pertanyaan by phone dari ibu Idah di Pontianak:

Begini ya, mmmm dua bulan yang lalu saya mimpi, waktu sedang tidur, saya tiba-tiba ada yang ganggu tidur saya, saya mengucapkan, “Allah.. Allah,…..” truz baca Syahadat dan ayat kursi. Nah waktu saya belum selesai baca ayat kursi itu tiba-tiba saya berada di depan rumah dan mengangkat kedua tangan saya, posisi berdoa begitu ya, sambil baca ayat kursi, cuaca saat itu cerah sekali, dan keluar selembar kertas putih seperti ada tulisan seperti piagam, kertas itu jatuh ke tangan saya, kira-kira maknanya itu apa ya ustadz? (ustad Abi bertanya, “jatuhnya ke tangan kanan atau tangan kiri?”. Jawab ibu Idah, “tangan kanan”)

Jawaban Ustadz Abi Makki:

Bismilahirrahmanirrahim, kalau makna di dalam mimpi ini cukup banyak yang disampaikan, namun ada beberapa point yang terpenting yang ingin saya sampaikan, tidak terlepas dari nasehat sabar dan sabar. Ibu Idah yang ada di Pontianak ini banyaklah bersabar ketika menghadapi apapun yang terjadi. Karena apa? Karena rasanya akan bertubi-tubi kesulitan yang ada, tapi hakekatnya kesulitan yang bertubi-tubi ini adalah pengangkatan derajat anda di hadapan Allah Subhanahuwata’ala. Tapi Alhamdulillah satu hal yang perlu disyukuri, anda selalu sukses di dalam ujian. Amin. Anda mempunyai kapasitas untuk kesuksesan menyelesaikan masalah ini, bukan hanya sekedar itu, bukan hanya dikatakan Asyhabul Syimal dan Asyhabul Yamin-nya saja, namun InsyaAllah selalu cenderungnya hatinya, ada ujian dan selalu lulus. InsyaAllah. Ini merupakan sesuatu hal yang baik. Jadi ijazah itu adalah sukses anda selesai menghadapi cobaan.

Komentar Ali Zaenal, “wah kalau setiap lulus, dpat piagam beneran, seneng ya…😉 “

Komentar ustadz Abi, “…Kalau engga ya.. ijazah, lulus, telah mencapai kesabaran cumlaude.😉 “

Kesimpulan

Memang mimpi adalah luar biasa, Ali, saya ingin mengambil kesimpulan secara global. kalau misalnya cerita-cerita sinetron atau cerita-cerita yang dibuat oleh manusia bisa ditebak, kalau mimpi ini tidak bisa ditebak, kadang-kadang ekstrim sekali, ya ini karena merupakan kebesaran Allah, dan disini memang akurat bahwa datangnya dari Allah.

Bahwa memang kita tahu, bahwa kalimat, bahwa mimpi yang baik itu datang dari Allah, yang buruk itu datang dari syetan. Siapa yang meragukan, tidak peduli terhadap mimpi, berarti dia sudah tidak peduli dengan berbagai ayat dalam Al Qur’an tentang mimpi.

Bahkan beberapa orang mengatakan, “Buat apa kita berbicara mimpi. Dan mengapa Rasulullah Sholallohu alaihi wassalam mimpi, beliau perhatikan. Setelah Rasulullah selesai sholat, lalu beliau melihat ke belakang, dalam satu riwayat,

Rasulullah terbanyak pada saat sholat Subuh menanyakan, “Siapa diantara kalian yang bermimpi? “

Betapa hebatnya Rasullullah, untuk berihtimad, memperhatikan mimpi untuk apa? Ternyata jawaban para ulama itu kan jawabannya simpel,

satu ingin mengatakan kepada kita betapa pentingnya mimpi-mimpi.

Kenapa? “Penting mimpi itu!!.. Penting!!. “ Siapa yang mengatakan tidak penting? Penting! Berarti kalau tidak memperhatikan mimpi, jangan tidur. Karena apa, karena orang yang pernah tidur itu InsyaAllah pernah mimpi, “Ah, saya engga mempedulikan mimpi.” “Kalau gitu, engga usah pedulikan tidur anda!” Berapa banyak orang yang engga bisa tidur, akhirnya beli obat tidur. Itulah salah satu rahmad dari Allah Subhnahuwata’ala. Kenikmatan dalam hidup itu adalah mimpi.

Lalu yang kedua, mengapa Rasulullah hal itu? Karena Rasulullah setiap selesai sholat Subuh bertanya kepada sabahatnya, siapa diantara kalian yang bermimpi. Ini yang kedua adalah taklid, untuk memberikan kepada kita pelajaran bagaimana cara menafsirkan mimpi.

Sampai Imam Hambali menyatakan, anda belajar tentang mimpi, tetap hukumnya, maka diberikan pahala seperti halnya anda belajar fikih, belajar tafsir, belajar hadist, karena ini merupakan bagian daripada syariat Islam.

InsyaAllah semoga kita semakin mengerti rahasia-rahasia Allah lewat mimpi. Mari kita selalu berprasangka baik kepada mimpi-mimpi kita, InsyaAllah mimpi-mimpi kita membawa kita kepada hal yang baik. Amin.

Ada pertanyaan selain lewat telepon, SMS, bisa dikirim lewat email tanya.ustad@rcti.tv dan akan dijawab sendiri oleh Ustadz Abi Makki.

Thanks to:

Program RCTI “Assalamu’alaikum, ustad!” tayang 10 April 2011, jam 04:00, by Ustadz Abi Makki, dipandu Ali Zaenal, Tema: Tabir Mimpi.