Jangan minum es saat buka puasa ^_*

Acara “Damai Indonesiaku” di TVOne, Hari Ahad 8 Agustus 2010 dibahas tema “Marhaban Ya Ramadhan” yang tinggal beberapa hari lagi. Engga tanggung-tanggung 2 ustad yaitu Ustadz Aam Amirudin dan Ustadz Subkhi Al Bughury dan 1 dokter yaitu dr. M. Ali Toha Assegaf sebagai narasumber kali ini. Banyak bangets ilmu yang bisa dipetik dari acara ini, selain mempersiapkan rohani juga fisik engga lupa. Kali ini akan aku coba sampaikan contekan dari narasumber yang dokter saja yaitu dr. M. Ali Toha Assegaf, sedangkan dialog dipandu oleh David Khaliq.
Di awal dialog dengan dr. M. Ali Toha Assegaf, pembawa acara David Khaliq menyampaikan satu kasus bahwa ada sebagian orang yang melakukan pembenaran bila “saya tidak puasa karena saya punya penyakit misalnya maag, lever, pusing, sakit kepala, bahkan ngantuk”. Apakah ini ada yang salah engga dengan ibadahnya?
Sang dokter menjawab bahwa bila ada orang orang yang setiap kali puasa merasa tidak enak di perut, umumnya disebabkan karena asam lambung yang berlebihan, atau enzim pencernaan yang kurang, mungkin ada iritasi dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini disebabkan antara lain karena cara berbuka puasanya yang salah.
Berikut ini tips dari sang dokter agar di bulan Ramadhan ini bukan hanya jiwa kita namun fisik kita juga kuat untuk menjalankan ibadah puasa

  • Hendaknya kita sahur. Kadang-kadang kita ada yang tidak sahur atau terlewat atau karena lebih enak tidur😀 Ini sesuai dengan ajaran Rasulullah yaitu ada keberkahan dalam makan sahur. Sahur kita isi seperti kita melakukan sarapan pagi, sedangkan kalau kita berbuka puasa seperti makan malam. Jadi kita jangan mengangggap karena di siang hari kita tidak makan, maka makannya dipindahkan di waktu buka, sehingga makan berlebihan (balas dendam), karena hal itu akan merusak pencernaan.
  • Pada waktu berbuka sebaiknya kita mulai dengan yang manis. Rasulullah mengajarkan pada kita untuk berbuka dengan kurma, tetapi bila tidak ada kurma bisa digantikan dengan kolak atau apa yang manis, misalnya teh manis hangat. Pada prinsipnya ada gula yang masuk ke dalam tubuh kita, karena pada sore hari biasanya gula darahnya sudah rendah sekali. Perlu secara cepat memasukkan gula.
  • Jangan berbuka puasa dengan minum es, karena hal ini yang akan menyebabkan gangguan dalam ezim pencernaan kita. Mulai berbuka dengan yang hangat-hangat dan manis-manis, kemudian sekitar setengah jam kemudian boleh dengan meminum es. Hindari yang pedas dan yang asam, terutama pada saat awal-awal kita berbuka puasa dan pada saat kita sahur. Jadi urutannya setelah berbuka puasa, kita sholat Maghrib, setelah sholat kita makan besar, setelah makan besar kita lanjutkan dengan sholat Isya’ dan sholat Tarawih. Urutan ini baik sekali, karena setelah makan besar perut kita banyak makanan yang masuk, pencernaan kita sudah mulai bekerja, akan dibantu gerakan mekanik-mekanik dari luar yaitu saat kita rukuk, sujud, dan seterusnya sehingga otot-otot perut semuanya berkontraksi membantu mempercepat proses pencernaan.

OK buat semuanya selamat sambut Ramadhan yang tinggal beberapa hari niey… semoga semakin dekat dengan Gusti Allah, jangan lupa secara fisik cara buka puasa kita, cara sahur kita engga ada salahnya mencontek dari apa kata pak dokter tadi.

Thanks to:  TVOne program Damai Indonesiaku, edisi 8 Agustus 2010, bersama Ustadz Aam Amirudin, Ustadz Subkhi Al Bughury, dan dr. M. Ali Toha Assegaf.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s