Satu Saran untuk Masa Depan ^_*

Masih ingat aku bagaimana menemukan posisi kerja yang cocok dengan hati kecilku… cieee… Ketika itu sulitnya aku mendapatkannya, klasik saja… orang akan mencari info kerja, kemudian melamarnya, menjalani proses rekruitment, dan seterusnya hingga di dapatkan hasil “diterima” atau “ditolak”..😀 Bahkan ada yang udah diterima, namun karena engga cocok dengan hati kecil, namun malas aja untuk menjalaninya, akhirnya memilih untuk mencari pilihan lain. Rasanya engga enak banget jadi unemployeement …….

Hingga suatu sore ada saudara jauhku datang ke rumah, memberikan info bila ada lowongan kerja baru, semuanya baru, membuka unit di Jogja dan sepertinya sesuai dengan latar belakangku. Dia tidak menjanjikan aku bisa diterima, dia hanya menyarankan untuk mencoba, karena memang di surat kabar lokal tertulis iklan untuk lowongan kerja di perusahaan itu…. Saat diberi info seperti itu, apakah senang? Tidak semudah itu membangun kepercayaan diri dan optimisme diri setelah sekian kali mengalami proses perekrutan. Jadi yaw.. biasa aja rasanya, bahkan di pikiranku muncul ini adalah sesuatu yang biasa, dan apabila ini tetap ditolak juga, aku engga akan menangis karenanya, bukankah perusahaan itu yang membutuhkan kita? Wuih.. sombong bangets aku waktu itu… sebenarnya itu hanya untuk menutupi ke khawatiranku agar tidak berlarut-larut dalam kekecewaan bila nantinya aku di tolak. Sudah mempersiapkan akan kemungkinan terburuk untuk ke depannya.

Ternyata posisi kerja yang disarankan saudara jauhku itu, akan menjadi pekerjaanku sampai sekarang…. Bersyukur itu harus… Instropeksi diri itu juga kudu… Apakah aku sudah puas dengan posisi yang sekarang, …… apakah aku akan meninggalkan posisi ini demi kemerdekaan diri….. atau demi posisi yang lain…….. Alhamdulillah Ya Alloh .. Engkau telah menunjukkan rezeki untukku, melalui saudara jauhku… Aku tak akan lagi menyepelekan saran dari orang lain, info dari orang lain.

Note:
Terima kasih untuk 2 temanku yang telah memberikanku info posisi kerja di lain tempat di waktu dekat ini. Aku jadi ingat akan cerita ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s