The power of kasih ibu….

Lagi pengen bagi2 satu kisah nyata y Q baca malam kemaren disini
, dy berkisah tentang betapa kasih ibunya sangat besar padanya…

  • Ibuku hanya mempunyai satu mata… Aku sangat benci padany… Dy telah buatku malu. Ibuku mempunyai sebuah toko barang loak. Dy mengumpulkan biji2an kecil dan semacamny untuk d jual… apapun itu untuk menghasilkan uang, dy membuat masakan untuk pelajar dan guru untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Satu hari dy pernah menyapaku saat ku masih duduk d sekolah dasar. Aq sangat malu. Bagaimana mungkin dy bisa menyapaku saat itu? Aku seolah2 tak melihatny dan menampakkan muka tak senang sambil berlari menghindar. Keesokan hariny d sekolah, salah satu teman sekelasku berkata, “ Hei, ternyata ibu mu hanya punya satu mata yaa..!” Aq seolah2 ingin mengubur diri. Aku juga ingin ibuku menghilang saja… Aq protes padany pada hari itu juga dan berkata, “Jika kamu hanya membuatku selalu d tertawakan orang, mengapa kamu tidak mati saja?!!!!” Ibuku diam tak bersuara… Aku tidak pernah berpikir dua kali mengucapkan kata2 seperti itu, aku benar2 dalam posisi marah besar. Aq melupakan apa itu suatu perasaaan seorang ibu.. Aq ingin keluar dari dari rumah itu.. Aku merasa telah melakukan sesuatu y gag baik, namun pada waktu y sama aku berpikir klo aq sudah mengatakan apa y selama ini ingin aq katakan.
    Mungkin itulah mengapa ibu tidak menghukumku, tapi aku tak berpikir klo aku telah sangat menyakiti hatiny.

    Malam itu.. Aku bangun, dan pergi k dapur untuk mengambil air minum. Ibuku ternyata sedang menangis d sana, sangat pelan, seolah2 dy tidak ingin aq mendengarny. Aku melihatny dan segera berbalik kembali. Oleh karena sesuatu y telah aku katakan d awal, ada suatu bikin aq terjepit d sudut hatiku. Walo begitu, aku benci ibuku y telah menangis dengan satu mata ny itu. Maka aku berkata pada diri sendiri bahwa aku akan tumbuh berkembang dan sukses, karena aku benci ibuku y hanya punya satu mata dan kemiskinan kami y menyedihkan.

    Kemudian aku rajin belajar. Aku tinggalkan ibuku dan pergi k Seoul untuk belajar d Seoul University. Kemudian aq menikah. Aku beli rumah dengan uangku sendiri. Kemudian aku punya anak. Sekarang aku hidup sebagai seorang y sukses. Aku menyukai tempat ini karena tempat ini tak mengingatkanku pada ibuku.

    Kebahagiaan itu semakin bertambah, namun tiba2 ada seseorang tak d sangka datang menemuiku, “Apa?! Siapa dy?”… Dy adalah ibuku.. Masih dengan matany y satu. Aku merasa seperti langit runtuh menjatuhiku. Anak perempuanku lari, berteriak2 ketakutan melihat mata ibuku y satu.

    Kemudian aku bertanya pada ny, “Siapa kamu? Aku tidak tau siapa kamu!!!” seolah2 aku tak kenal dy. Aku berteriak padany, “Berani ny kamu datang k rumahku dan menakut2i anakku! PERGI KAU DARI SINI! SEKARANG!!!” Ibuku menjawab, “Oh, maaf. Mungkin aku telah salah alamat,” dan kemudian dy pergi. Terimakasih Tuhan… dy tidak mengenaliku. Aku bebas. Aku berkata pada diri sendiri bahwa aku tak akan mengingat kejadian ini d sisa hidupku.

    Suatu hari, aku menerima sebuah undangan reuni sekolah. Singkat cerita, setelah datang d acara reuni, aku pergi k rumahku d masa lalu, hanya untuk sekedar ingin tau. Tetanggaku bilang klo ibuku sudah meninggal. Aq tidak menitikkan air mata mendengarny. Tetanggaku memberikanku sepucuk surat dari ibuku…….

    Anakku.. kupikir hidupku takkan lama lagi. Dan… Aku tak akan mengunjungimu k Seoul lagi.. namun tidaklah berlebihan bila aku ingin kau mengunjungiku sebentar saja? Aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat senang mendengar kau akan datang d reuni itu. Namun aku memutuskan tak akan datang k sekolah…untukmu… Maafkan aku y hanya mempunyai satu mata, dan hanya akan mempermalukanmu.
    Kamu tau anak Q, saat kamu masih sangat kecil, kamu mengalami kecelakaan, dan matamu hilang. Sebagai seorang ibu, Aku tak dapat membiarkanmu tumbuh hanya dengan satu mata…maka aku berikan mataku yang satu untukmu… Aku sangat bangga anakku dengan mata itu dapat melihat dunia untukku. Aku tak pernah kecewa dengan apa y telah kau lakukan padaku. Saat dua kali kamu sangat marah padaku, kupikir itu berarti “itu karena kamu menyayangiku.” Aku merindukan saat2 kamu masih kecil dan dekat denganku.

    Aku sangat merindukanmu. I love you. Kamu sangat berarti untukku.

    With my love to you..

    Ibu mu

  • Baca cerita tadi, Q jadi terhenyak sesaat…bagaimana mungkin seorang anak memperlakukan seorang ibu sedemikian dalam dan demikian lama terjadi…………. Astaghfirllohaladziim…..
    Memperingati hari ibu, 22 Desember 2009… dipenghujung tahun ini…. Q bersyukur, masih selalu bersama2 ibu tiap hari……………. Alhamdulillah… Q percaya..kasih ibu sepanjang jalan………..

    Allah (Glory and Greatness be to Him) says in Hadith al-Qudsi: I swear by My Glory and power that if a (child who is) disobedient to his parents comes to me with all the good deeds of all the prophets, I will not accept them from him.

    Thanks to:

    http://islamgreatreligion.wordpress.com/2009/05/18/my-mother-love-of-mother/

    Iklan

    6 thoughts on “The power of kasih ibu….

      • ….thanks 4 visiting my blog..and thanks for the great story about mother…coz we celebrated a mother day 2 days ago… May Allah bless u too…ameen.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s