Buru2 curiga aj… kena radang usus buntu (appendicitis)…!!?!! ^_^

Lebih baek buru2 curiga klo kena appendicitis ato radang usus buntu… keburu radang itu berubah jadi peritonitis… Q pernah ..makany cuma buat ngingetin aj…waktu itu Q masih d bawah 10 tahun saat appendix Q d ambil… kayakny itu dah hampir meledak radang ny….untungny cepetan d ambil..makany sampe sekarang Q masi ada…alhamdulillah…^_^

Apa appendix?

Appendix illustration --http://www.medicinenet.com/appendicitis_appendectomy_pictures_slideshow/article.htm#

Appendix illustration --http://www.medicinenet.com/appendicitis_appendectomy_pictures_slideshow/article.htm#

ppendix (usus buntu) merupakan organ kecil berbentuk seperti tabung menempel pada usus besar (colon). Apendix berlokasi d lower right quadrant of the abdomen. Infeksi y terjadi d dalam appendix menyebabkan appendicitis.

 

Apa fungsi appendix sebenerny?
Awalny d terangkan bahwa appendix gag punya fungsi penting dalam tubuh, namun disini
disebutkan bahwa tahun 2007 para ilmuan menyimpulkan bahwa appendix sebenarny memproduksi bakteri y menguntungkan dan membantu melindungi bakteri y menguntungkan d dalamtubuh. Diungkapkan oleh ilmuan dalam Jurnal Theoritical Biology bahwa appendix manusia berfungsi sebagai “safe house” untuk commensal bacteria, membuat bakteri berkembang dengan baik dan sebagai fasilitator re-inoculation colon pada saat isi dari saluran usus diserang oleh bakteri pathogen.

Kenapa sampe kejadian appendicitis?

Ini niey y susah d cari sumber ny…^_^..

Bisa d klik disini disebutkan bahwa appendicitis bisa d sebabkan oleh invasi bakteri ato mikroorganisme lain, d appendix bakteri berbiak dan kemudian appendix menjadi bengkak dan lama2 terisi pus, suatu cairan y terbentuk d dalam jaringan terinfeksi y berisi sel2 darah putih dan sel2 debris.
Menurut sumber disini penyebab pasti appendicitis tidak diketahui, namun appendicitis dapat terjadi karena obstruction (oleh makanan ato racun berbahaya) d dalam appendix ato karena memang terjadi infeksi.

Tanda2 kena appendicitis

Menurut disini bisa curiga itu appendicitis bila ada tanda2:

  • Rasa sakit d perut (abdomen)
  • Setelah beberapa jam, rasa sakit berpindah k sisi kanan bawah perut (lower abdomen)
  • Rasa sakit akan semakin menjadi bila kita bergerak, akan berkurang rasa sakit itu bila kita mengangkat lutut.
  • Mungkin akan berkurang nafsu makan
  • Mungkin akan muntah
  • Bisa juga muncul sedikit demam, mengalami konstipasi, ato diare

Seingat Q, saat Q d diagnosis kena radang usus buntu Q lebih ngerasa sakit d perut bagian kanan, gag enaq bangets…tapi klo tanda2 y laen gag terlalu kerasa….

Test y biasa d lakukan untuk memastikan appendicitis

  • Test darah, untuk cek jumlah sel darah putih, y mengindikasikan adany infeksi
  • Test urine, untuk memastikan bahwa y menyebabkan sakit bukan berasal dari infeksi saluran urinary ato adany batu ginjal
  • Abdominal X-ray, untuk membantu kejelasan appendicitis ato bila menemukan sebab lain dari rasa sakit y timbul
  • Ultrasound scan, untuk mendapatkan gambar organ2 internal
  • CT scan, untuk mendapatkan informasi potensial diagnosis lain selain appendicitis, jika appendix bukan merupakan sumber dari rasa sakit
  • Diagnosis laparoscopy, untuk mendapatkan informasi potensial diagnosis lain selain appendicitis, jika appendix bukan merupakan sumber dari rasa sakit.

Klo terkena appendicitis baek ny d apain?

Yaaa…. d ambil appendix ny… ^_^ …. Sangat penting ke dokter segera setelah punya tanda2 seperti d atas tadi. Jika tidak segera d tangani oleh dokter, appendix dapat meledak…pecah maksudny.. y kalo kejadian bisa bikin infeksi y serius d dalam tubuh y disebut peritonitis. Pecahny usus buntu lebih banyak d temukan pd bayi, anak kecil, dan pada orang tua.

Beneran…harus segera d ambil usus buntu y udah meradang itu…buat pertimbangan aj… udah banyak orang y sembuh setelah operasi. Tanpa usus buntu pun mereka dapat meneruskan hidup ny. Dapat pulang cepet pula setelah bedah radang usus buntu…

Penanganan appendicitis

Diterangkan disini ada 2 cara penanganan appendicitis:

  • Nonsurgical Treatment

Ada penelitian y menyatakan bahwa appendicitis dapat d sembuhkan tanpa pembedahan. Namun nonsurgical treatment hanya d gunakan bila dalam situasi pembedahan tidak bisa d lakukan, jika orang tersebut tidak berada dlm kondisi memungkinkan untuk dlakukan pembedahan, ato bila diagnosis kurang pasti. Nonsurgical treatment antara lain dengan antibiotik untuk mencegah infeksi dan dengan cairan ato soft diet sampai infeksi berkurang. Soft diet dengan serat rendah akan lebih mudah melewati saluran grastrointestinal.

  • Appendectomy

Pembedahan untuk mengambil appendix, dapat selesai dalam 2 hari.

  • Metode lama, yaitu dengan laparotomy, mengambil appendix dengan irisan tunggal d perut d bagian kanan bawah.
  • Metode y lebih baru, yaitu laparoscopic surgery, menggunakan beberapa irisan dan special surgery tools untuk mengambil appendix. Laparoscopic surgery bisa menimbulkan fewer complication, namun pmempunyai waktu y lebih cepat buat penyembuhanny.

Kembali k aq, pembedahan Q saat itu berjalan lancar, namun karena usus buntu Q dah hampir pecah, perlu waktu buat berlama2 d rumah sakit…^_^..seminggu lebih..

Resiko surgery for appendicitis

Walo d akui juga semua pembedahan itu mempunyai resiko. Selengkapny bisa di klik disini.  Memang ada kemungkinan seseorang itu meninggal selama pembedahan untuk mengambil usus buntu ny. Namun resiko ny kecil. Kurang dari 3 orang meninggal d antara 1.000 orang y dioperasi usus buntu segera setelah d diagnosis appendicitis. Jika usus buntu itu meledak…pecah maksudny…sebelum operasi, resiko kematian memang lebih tinggi, namun mayoritas pasien bisa d tangani segera. Sekitar 17 orang meninggal dari 1.000 orang y dioperasi usus buntu ny dalam keadaan pecah sebelum d bedah.

Disini juga d sebutkan cara natural untuk mengurangi resiko terjadi apendicitis. Bahwa telah d lakukan penelitian bahwa orang y mengkonsumsi makanan y berserat, termasuk buah2an dan sayuran, beresiko kecil terkena appendicitis. Makanan berserat tinggi itu antara lain y termasuk dalam soluble fiber antara lain: apel, jeruk, pear, kacang2an, anggur, blueberry, strawberry, kacang, kulit oat, bijian y d keringkan, oatmeal, barley, rye, dan sayuran lain, juga y termasuk insoluble fiber antara lain: whole grains, whole wheat breads, barley, couscous, beras merah, bulgur, sereal untuk sarapan, kulit gandum, biji2an, sayuran seperti wortel, ketimun, zucchini, seledri, tomat.

Huah…dah kejadian…appendix Q dah gag ada lagi… memang c Q ngerasa ada y berbeda dengan badan Q…^_^.. jadi gag bisa terlalu memforsir badan buat kegiatan y terlalu fisik bangets….hehhee..tapi Q gag tau apakah ini karena appendix Q d ambil ato memang dari sono ny Q gag ngeh sama y terlalu ngandelin fisik… (*** bo ong gag ywa…^_^)

Thanks to:
http://clinicalevidence.bmj.com/ceweb/conditions/dsd/0408/appendicitis-standard-ce_patient_leaflet.pdf
http://www.ehealthforum.com/health/appendicitis_treatment-e13.html
http://www.symptomsofappendicitis.org/Causes-Of-Appendicitis.html
http://www.sixwise.com/Newsletters/2008/August/20/Appendicitis-What-It-Is-How-to-Prevent-It.htm
http://www.ehealthforum.com/health/appendicitis_diagnosis-e12.html
http://www.medicinenet.com/appendicitis_appendectomy_pictures_slideshow/article.htm#

Iklan