Kamu pasti akan menemukan y laen…..

Sedih jg c kalo liat da temen y lagi pisah ma seseorang y pernah dy sayang… Tapi q pikir itu jalan terbaek y harus mereka tempuh….cerai ajah….What???? …Iyach…lah gimana lg….Jadi semua y doeleoe2 pernah terjadi harus dilupakan?…Iyach…setidakny g usah d lupakan…tapi g usah dikenang…jangan dijadikan suatu kenangan..tapi jadikan suatu sejarah….he.he…sama aj x…. maksudny jadikan semua itu suatu pelajaran, ya..buat ybs…ato buat kita..kita??? Iyach kita…ko heran melulu…memang harus seperti itu…he.he…

Tapi cerai itu cukup ribet q kira…dari td q kira melulu2?…yach..kita liat dari ilmuny ajah…cerai itu memang g ngenakin..tapi kalo dah jd solusi terakhir gmna hayo…..

Nabi saw bersabda ”Suatu yang halal yang paling dibenci oleh Allah SWT adalah talak” [HR. Abu Dawud dan al-Baihaqi]. Jadi perceraian itu sangat dibenci oleh Allah meskipun halal.

Lafaz cerai

Secara hukum fiqih yang baku dan standar, lafaz talak y diucapkan oleh pihak suami k istrinya mrpk eksekusi talak. Talak itu syah meski tidak dilakukan di depan pengadilan agama. Bahkan lafaz talak y sharih adalah lafaz yang bila diucapkan dengan niat main-main sekalipun, tetap beresiko menjatuhkan talak. Maka begitu lafaz itu diucapkan, jatuhlah talak satu. Bila dilakukan lagi, maka jatuh talak dua. Dan bila dilakukan lagi, maka jatuhlah talak tiga. Antara talak satu, dua dan tiga itu bisa saja diselingi dengan masa `iddah yaitu selama tiga kali masa suci dari haidh.

Why cerai?

  • Perceraian dapat terjadi karena permohonan suami kepada Pengadilan untuk menyaksikan ikrar talak yang disebut cerai talak
  • Gugatan isteri yang disebut cerai gugat.
  • Cerai harus lewat pengadilan

  • Menurut pasal 39 UU No. 1/1974 tentang Perkawinan dan pasal 65 UU No. 9/1989 tentang Peradilan Agama, perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang Pengadilan setelah pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak.
  • Ijtihad hukum Islam modern y tertuang dalam Kompilasi Hukum Islam di Indonesia (ps. 115) mewajibkan prosedur perceraian itu melalui pengadilan, dan bahwa perceraian terjadi terhitung sejak saat perceraian itu dinyatakan di depan sidang Pengadilan (KHI, ps. 123).
  • Why harus lewat pengadilan?

  • Walo dalam fikih klasik, suami diberi hak yang luas untuk menjatuhkan talak, sehingga kapan dan di manapun ia mengucapkannya, talak itu jatuh seketika. Namun perceraian yang dilakukan di muka pengadilan lebih menjamin persesuaiannya dengan pedoman Islam tentang perceraian, sebab sebelum ada keputusan terlebih dulu diadakan penelitian apakah alasannya cukup kuat untuk terjadi perceraian.
  • Untuk menjaga agar perceraian jangan terlalu mudah terjadi
  • Penjatuhan talak di luar sidang pengadilan, mengingat mudarat yang ditimbulkannya, harus dilarang dan dinyatakan tidak sah berdasarkan prinsip sadduz-zari’ah [menutup pintu yang membawa kepada kemudaratan].
  • Mungkin karena qt tinggal d Indonesia, mk qt ngikutin ajah klo cerai itu mmng harus lewat pengadilan….Teman q……lebih ada hitam diatas putihny…gitu ajah…. Y dipikirkan sekarang km segera dapat kerja ajah….semoga….toh km jg ada bekal buat itu…q selalu berdoa untukmu…untuk kebaekan mu…mungkin selama ni aq g terlalu banyak bicara ma kamu…q cerewet ma kmu kalo km uda susah d bilangin…he.he… Qt kn sama2 cewe….ya ga?…

    “Jangan bersedih jika ada anak panah menghujam hatimu, dilepas oleh orang y paling dekat denganmu. Kamu pasti akan menemukan orang laen y akan mencabut panah itu dan mengobati lukamu serta akan menjadikanmu dapat hidup dan tersenyum kembali…..” …..cie…biar PD yach…

    Semangat…!!!

    Thanks to:

    http://syariahonline.com/kajian.php.htm
    http://almanaar.wordpress.com/Cerai_Talak diluar Pengadilan Agama.htm
    La Tahzan by DR. ‘Aidh al-Qarni, Jakarta: Qisthi Press 2004

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s