Q pengen tahu tentang Caesar….

Tiap kali denger temen ato tetangga ato siapa aja yang dibedah caesar…selalu terbayang sakitnya di caesar…pasti tentang sakitnya…beneran ga ya..kalo itu sakit?..

Kali ini temenku harus menjalani bedah caesar karena tekanan darahnya terlalu tinggi, dan setelah aku cari tahu..memang benar..orang yang mempunyai tekanan darah tinggi memang termasuk yang disarankan menjalani operasi caesar.

Ada c temenku laennya sekitar satu tahun yang lalu harus menjalani bedah caesar juga karena saat akan melahirkan dia sebelumnya tidak melakukan cek panggul dahulu..dan memang benar alasan itu juga merupakan salah satu alasan untuk disarankan persalinan melalui bedah caesar.

Lepas dari gosip-gosip yang menyebutkan kalo pihak dokter zaman sekarang yang hanya memberikan alasan yang menyudutkan pihak pasien agar memilih melahirkan dengan cara caesar adalah untuk memperkaya dokternya aja..ah ap ya c….

Sebenarnya apakah Caesar itu?

Dalam bahasa Inggris disebut caesarean section ato cesarean section
Dalam Inggris-Amerika disebut c-section (disingkat cs)

Definisi menurut Wikipedia bedah caesar adalah proses persalinan via pembedahan, via laparotomi (irisan di perut) dan histerotomi (irisan di rahim) untuk mengeluarkan bayi.

Tim dokter yang menangani beranggotakan dokter spesialis kandungan, spesialis anak, spesialis anastesi, serta bidan.

Sejarah

  • Tahun 1316, Robert II (Soktlandia) dilahirkan dengan bedah caesar, ibunya Marjorie Bruce, kemudian meninggal.
  • Tahun 1500, di Siegershausen (Swiss), seorang pedagang babi (Jacob Nufer) membedah istrinya sendiri karena proses persalinan lama, ibu bayi selamat nyawanya.
  • 1865, di Britania Raya dan Irlandia, angka kematian akibat bedar caesar mencapai 85%.
  • Pengembangan prinsip-prinsip asepsis.
  • 1882, pengenalan prosedur penjahitan rahim oleh Max Sanger.
  • 1912, Extraperitonial CS dilanjutkan dengan sayatan mendatar rendah oleh Kronig.
  • Pengembangan teknik anestesi
  • Transfusi darah
  • Antibiotik
  • 5 Maret 2000, bedah caesar pada dirinya sendiri oleh Ines Ramirez, nyawa dirinya selamat, juga bayinya selamat (Orlando Ruiz Ramirez).
  • Etimologi

  • Dari bahasa Latin Caedere artinya “membedah”
  • Diambil dari nama pemimpin Romawi kuno Julius Caesar, masih menjadi legenda sejak abad ke-2 SM (bedah caesar tidak mungkin dilakukan pada masa tersebut terkait dengan teknologi yang belum mendukung)
  • Diambil dari hukum Romawi lex caesarea yang merupakan prosedur caesar perlu dilakukan pada ibu hamil yang meninggal untuk menyelamatkan nyawa bayi, hukum Romawi ini memungkinkan menjadi asal-usul istilah ini.
  • Jenis Caesar

  • Jenis Klasik, sayatan vertikal, sudah sangat jarang dilakukan, beresiko komplikasi.
  • Sayatan mendatar bagian atas kandung kemih, meminimalkan resiko terjadi pendarahan dan cepat penyembuhannya.
  • Histerektomi caesar, bedah caesar diikuti dengan pengangkatan rahim, dilakukan pada kasus perdarahan yang sulit tertangani atau pada kasus plasenta tidak dapat dipisahkan dari rahim.
  • Extraperitoneal CS atau Porro CS
  • Bedah caesar berulang, sayatan dilakukan pada bekas luka operasi sebelumnya.
  • Disarankan bedah caesar bila:

  • Dystosia (proses persalinan normal lama atau kegagalan proses persalinan normal)
  • Fetal distress (detak janin melambat)
  • Kelelahan persalinan
  • Komplikasi pre-eklampsia
  • Herpes pada ibu bayi
  • Tali pusar putus
  • Resiko luka parah pada rahim
  • Persalinan kembar (masih dalam kontroversi)
  • Posisi bayi sungsang atau meyamping
  • Dengan induksi persalinan masih gagal
  • Dengan Forceps atau ventouse persalinan masih gagal
  • Makrosomia (bayi besar), BW >4,2 kg
  • Plasenta bermasalah, misal plasenta previa (ari-ari menutupi jalan lahir), placental abruption, atau placenta accreta
  • Pada pinggul terjadi kontraksi
  • Bedah caesar sebelumnya (masih dalam kontroversi)
  • Masalah penyembuhan perineum (oleh proses persalinan sebelumnya/penyakit Crohn)
  • Ibu menderita sindrom antibodi antifosfolipid, angka d-dimer tinggi.
  • Cephalo pelvic disproportion (proporsi panggul dan kepala bayi tidak pas)
  • Hidrosefalus (kepala bayi jauh lebih besar dari ukuran normal)
  • Ibu Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Bukan maksud aku juga buat nakut-nakutin yang kebetulan sudah pernah menjalani bedah caesar…tapi aslinya takut juga c..he.he..tapi ternyata ada juga resikonya, antara lain:

  • Pengaruh bedah caesar terhadap perkembangan imunitas tubuh bayi. Penelitian di luar negeri menunjukkan bayi yang lahir via caesar beresiko lebih tinggi mengidap berbagai penyakit diantaranya diare, asma, dan alergi.
  • Logikanya seperti ini: (menurut Prof. Patricia Cornway dari Universitas Of New South Wales Australia)

  • Bayi via bedah caesar membutuhkan waktu lebih lama yakni sekitar enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan bayi lahir normal.
  • Saluran cerna sangat penting artinya bagi kesehatan tubuh manusia. Pada saluran cerna sehat, lapisan usus mampu menyerap zat-zat gizi agar kebutuhan tubuh terpenuhi. Saluran cerna sehat juga di dominasi koloni bakteri baik (probiotik) yang jumlahnya milyaran.
  • Pada bayi caesar, proses persalinan dilakukan di ruangan steril. Bayi diambil langsung dari rahim ibu tanpa kontak dengan area rektum dan vagina ibu, sehingga tak ada kesempatan kontak dengan mikrobiota normal di jalan lahir.
  • Untuk menghindari infeksi pascaoperasi, ibu bisanya diberi antiobiotik yang disalurkan melalui plasenta. Akibatnya, kolonisasi bakteri menguntungkan (probiotik) di saluran cerna menjadi terhambat. Padahal inisiasi koloni bakteri yang diperoleh bayi saat persalinan normal berpengaruh kuat pada perkembangan dan pematangan sistem kekebalannya.
  • Karena tak terjadi kontak dengan jalan lahir, yang sebenarnya jadi modal awal sebagai kekebalan tubuh, bayi yang lahir dengan caesar berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan alergi.
  • Hasil-hasil penelitian menunjukkan bayi-bayi yang lahir melalui caesar memiliki waktu pembentukan mikrobiota saluran cerna yang tertunda serta memiliki risiko jenis penyakit yang lebih tinggi
  • Tetapi ternyata ASI aja yang sangat berperan untuk menunjang kesehatan bayi bedah Caesar: (menurut Dr Andon Hestiantoro SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM)

    Logikanya sebagai berikut:

  • Transfer bakteri dapat pula terjadi dari ibu ke bayi melalui air susu ibu (ASI). Walaupun lebih terlambat, namun bayi yang dilahirkan dengan persalinan caesar masih dapat memperbaiki koloni bakteri probiotik di dalam ususnya jika sang ibu memberikan ASI.
  • Dulu kita menganggap bahwa ASI itu steril. Tetapi hasil penelitian menunjukkan dalam ASI terdapat probiotik yakni dari kelompok bifidobakterium dan laktobasilus. Untuk itulah bayi yang lahir caesar dapat dibantu pematangan sistem kekebalan tubuhnya dengan pemberian ASI.
  • Dalam usus bayi sendiri, terdapat 500 jenis spesies mikroba baik. Beberapa di antaranya adalah bakteriodes, laktobasilus, klostridium, fusobakterium, bifidobakterium, peptokokus dan sebagainya.
  • Hadirnya bakteri baik pada saluran cerna sangat penting dalam pematangan sistem daya tahan tubuh khususnya membentuk toleransi oral dan mengurangi risiko alergi. Apalagi dua dua pertiga sistem kekebalan tubuh berada dalam saluran cerna.
  • Sumber:

    http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_caesar
    http://kesehatan/kompas.com/Lahir-Caesar-Bayi-Lebih-Rentan-Sakit

    2 thoughts on “Q pengen tahu tentang Caesar….

    1. Yang harus dilakukan pasca histerektomi

      Konsumsi semua penghilang rasa sakit y diresepkan oleh dokter

      Pastikan anda mempunyai cukup sanitary pads untuk vaginal bleeding dan discharge untuk beberapa hari pasca histerektomi

      Gunakan heating pads tempatkan satu d atas perut dan satuny lg d bawahny jk dperlukan. Jangan tidur dengan heating pad y langsung kontak dengan kulit sebab hal itu akan berbahaya bisa2 membakar.

      Batasi gerak pada saat permulaan atau jika dokter anda menganjurkan untuk berjalan sesaat untuk menjaga sirkulasi darah dan mencegah pembekuan darah di kaki.

      Batasi gerakan membungkuk untuk beberapa minggu dan jangan mengangkat barang2 berat pasca histerektomi.

      Saat d tempat tidur dengarkan musik favorit, nonton tv, atau baca buku.

      Belajar untuk tetap relax dan nikmati saat2 tenang dalam hidup anda, maka anda dapat pulih lebih cepat. Berelaksasi dapat menguatkan immune system.

      Hindari mengangkat barang2 berat, minta tolong y laen untuk melakukanny.

      Jangan naik tangga atau mengendarai mobil selama periode penyembuhan.

      Jangan menyiapkan makanan sendiri selama beberapa minggu, minta tolong y laen untuk melakukanny.

      Ambil seseorang untuk menemani anda dan bergeraklah sangat pelahan saat bangun.

      Jangan minum minuman y mengandung alcohol untuk beberapa minggu, terutama saat minum obat.

      Hindari aspirin dan produk susu selama pasca histerektomi sebab produk susu tidak akan membantu bila terjadi konstipasi, beli produk organic bila menginginkanny. Obat y dikonsumsi selama pasca histerektomi akan membuat anda konstipasi.

      Konsumsi makanan sehat, sebab tubuh anda membutuhkan nutrisi untuk penyembuhan. Konsumsi makanan jenis ikan, juga kalkun, ayam, roti organic, sup, salad, buah2an dan kaldu.

      Ambil multiple vitamin terbaik, supplement besi (Fe) dan vitamin C.

      Ambil waktu untuk penyembuhan dan jaga diri baik2.

      Jangan lupa minum beberapa gelas air bersih setiap hari.

      Jawaban ini sy peroleh dr :
      http://www.safemenopausesolutions.com/post-hysterectomy.html

      silakan baca untuk lebih lengkapny…makasih.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s