“… mimpi itu seperti kaki burung yang sedang terbang, maka dimana anda meyakini seperti itu, maka itulah yang akan terjadi …”

Edisi Ahad pagi, tanggal 4 September 2011, ada Tema Tabir Mimpi di acara Assalamu ‘alaikum Ustadz-nya RCTI. Seperti biasa, tayangnya engga lama, cuma kurang lebih 30 menit saja, dimulai jam 04:00 pagi.

Di akhir acara ini, host acara, seperti biasa Ali Zainal, mengungkapkan kalau jumlah email dan fax yang masuk begitu banyak untuk berbagai mimpi yang ditujukan ke Ustadz Abi Makki, mohon maaf sampai-sampai belum sempat dibalas karena banyak sekali, dan ini Abi terus berusaha untuk terus membalasnya. Dibalas sepuluh e-mail, masuk seratus e-mail. Jadi sabar, InsyaAllah akan terbalas semuanya. :D ;) :D

Pertanyaan pertama via email dibacakan Ali Zainal, namun aku agak terlambat mengikutinya, jadi intinya mimpi yang ditanyakan adalah mimpi dikejar-kejar harimau, apakah ada hubungannya dengan akan mendapatkan undian. Mungkin Abi punya penafsiran tersendiri.

Ustadz Abi Makki says:

Bismillahirrohmanirrohim. Alhamdulillah ketika berkeyakinan dikejar itu rezeki nomplok dan Alhamdulillah kejadian. Jadi diujungnya yang sangat menarik dari istilah pertanyaan yang tadi. Apakah ada hubungannya antara mimpi saya dengan dikejar-kejar harimau itu, bisa diartikan menurut orang tua dahulu, mendapat rezeki nomplok, ternyata setelah satu bulan saya mendapatkan rezeki nomplok, itulah menurut Islam, itulah husnudzon yang ada, makanya pada dasarnya kita berhusnudzon dengan apa yang dalam mimpinya, ternyata terbukti seperti itu.

Tapi kenyataan yang ada, kalimat yang ada, bisa saja ini akan pergi dengan baiknya, justru buruknya yang datang. Tapi kenyataan yang ada, Alhamdulillah ketika menyatakan dan terjadi seperti itu dan yakinkan ini adalah sesuatu hal yang baik, akan baik kejadian.

Baca lebih lanjut