Lagi pengen bagi2 satu kisah nyata y Q baca malam kemaren disini
, dy berkisah tentang betapa kasih ibunya sangat besar padanya…
Ibuku hanya mempunyai satu mata… Aku sangat benci padany… Dy telah buatku malu. Ibuku mempunyai sebuah toko barang loak. Dy mengumpulkan biji2an kecil dan semacamny untuk d jual… apapun itu untuk menghasilkan uang, dy membuat masakan untuk pelajar dan guru untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Satu hari dy pernah menyapaku saat ku masih duduk d sekolah dasar. Aq sangat malu. Bagaimana mungkin dy bisa menyapaku saat itu? Aku seolah2 tak melihatny dan menampakkan muka tak senang sambil berlari menghindar. Keesokan hariny d sekolah, salah satu teman sekelasku berkata, “ Hei, ternyata ibu mu hanya punya satu mata yaa..!” Lanjut membaca
