Apa hubungan antara gerimis dan lebarnya trotoar ? ^_*

Pagi ini hujan gerimis mengundang… hehe kaya lagu aja :D Jadi kudu pakai payung. Ada acara macet dikit di Jl. Kusuma Negara, bahkan ada yang mengira ada kejadian di depan yang bikin lalu-lintas macet, apa Sari Husada kebakaran? Walah.. jadi asal nebak dweh.. Jogja engga pernah semacet ini…. soalnya ini jamnya udah keburu jam 8 pagi, otomatis pada khawatir kalau terlambat. Cukup bikin khawatir kalau hal ini akan berlangsung lama, ternyata engga…. Alhamdulillah…. Alhasil sampai kawasan menjelang nol kilometer jam tangan udah menunjukkan jam 8 pagi. Mepet banget dweh… :(

Tapi ada yang lain di Jl. Panembahan Senopati ini .. sepanjang trotoar di dekat monumen serangan umum 1 maret kok engga ada pedagang kaki lima-nya yaw? Biasanya udah pada mejeng diantara deretan pohon asam jawa (Tamarindus indica) atau pohon angsana (Pterocarpus indicus) yang teduh itu dengan berbagai dagangan, terutama pigura, akik, dan pernik lainnya. Apa karena masih hujan gerimis gini yaw? Dingin-dingin pula ;)

Rasanya jadi beda aja, biasanya engga bisa sebebas ini jalan kaki di trotoar yang cukup lebar ini…

Check it out…

... trotoar lebar ^_^

... trotoar lebar ^_^

… selebar apa trotoar menuju nol kilometer tanpa pedagang kaki lima di sampingnya. Hmmm…  lega bangets :D

2 comments on “Apa hubungan antara gerimis dan lebarnya trotoar ? ^_*

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s