Guling dan bantal ini masih lekat dengan wajahku …
Kelopak mata ini masih enggan untuk melebarkan diri …
Ketika satu ketukan dipintu dan dua kata terucap dari baliknya …
Ku mulai melebarkan kelopak mataku…
Ibuku sudah membangunkanku….
Bergegas kulirik celah jendela kamarku …
Berkas-berkas sinar terang-Mu sudah menusuknya sampai kamarku …
Sampai degub jantungku …
Hingga belalak kedua mataku …
Secepat kilat ku buka paksa gerendel jendelaku …
Kusaksikan rimbun putihmu…
Bunga kecubung wangiku …
Tak sewangi aku yang belum tersentuh mandi …
Pertanda aku akan terlambat lagi …
Hari ini …..
Yogyakarta, 29 April 2010
