Sultan Q….

Ada seorang teman..nanyain tentang raja Jogja..seorang Pujakesuma y bener2 haus info tentang Jogja…Krn tuk njelasin asal usul kraton Jogja tuh butuh data y banyak, jd nieh bisa dijadikan contekan..

Asal-usul Nama Yogyakarta

  • Pd bulan April 1755 Hamengkubuwono I memutuskan membuka Hutan Pabringan sebagai ibukota baru Mataram, sebelumny d hutan tersebut pernah terdapat pesanggrahan Ngayogya sebagai tempat peristirahatan saat mengantar jenazah dari Surakarta menuju Imogiri. Oleh karena itu ibukota baru Mataram tersebut diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat, atau disingkat Yogyakarta.
  • Pd 7 Oktober 1756 Hamengkubuwono I memindahkan ibukota Mataram dari Kebanaran menuju Yogyakarta, seiring berjalanny waktu nama Yogyakarta justru lebih populer. Kerajaan y dipimpin oleh Hamengkubuwono I lebih terkenal dgn nama Kesultanan Yogyakarta drpd Kesultanan Mataram.

Silsilah

  • Babad Raja2 Jawa (Tumapel)
  • Tunggul Ametung
  • Maesa Wong Ateleng
  • Maesa Cempaka
  • Kertarajasa Jayawardana/Raden Wijaya
  • Tri Buwana Tungga Dewi
  • Bhre pajang I
  • Wikramawardana
  • Kertawijaya
  • Rajasawardana/Brawijaya II
  • Lembu Amisani
  • Bhre Tunjung/Pandanalas/R. Siswoyo
  • Kertabumi/Brawijaya V/R. Alit
  • R. Bondhan Kejawen/Lembupeteng Tarub
  • R. Depok/Ki Ageng Getas Pandowo
  • Bagus Sunggam/Ki Ageng Selo
  • Ki Ageng Anis
  • Ki Ageng Pemanahan/Mataram
  • R. Sutowijoyo/Panembahan Senopati
  • Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati

 

  • Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo

 

  • sultan agung prabu hanyokrokusumo

    sultan agung prabu hanyokrokusumo

    Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo (lahir: Mataram, 1593 – wafat: Mataram, 1645) adalah raja Kesultanan Mataram yang memerintah pada tahun 1613-1645.

  • Nama aslinya adalah Raden Mas Jatmika, atau terkenal pula dengan sebutan Raden Mas Rangsang.
    Lahir tahun 1593, merupakan putra dari pasangan Prabu Hanyokrowati dan Ratu Mas Adi Dyah Banowati. Ayahnya adalah raja kedua Mataram, sedangkan ibunya adalah putri Pangeran Benawa raja Pajang.
    Versi lain mengatakan, Sultan Agung adalah putra Pangeran Purbaya (kakak Prabu Hanyokrowati). Konon waktu itu, Pangeran Purbaya menukar bayi yang dilahirkan istrinya dengan bayi yang dilahirkan Dyah Banowati. Versi ini adalah pendapat minoritas sebagian masyarakat Jawa yang kebenarannya perlu untuk dibuktikan.
  • Sultan Agung memiliki dua orang permaisuri. Yang menjadi Ratu Kulon adalah putri sultan Cirebon, melahirkan Raden Mas Syahwawrat. Yang menjadi Ratu Wetan adalah putri dari Batang keturunan Ki Juru Martani, melahirkan Raden Mas Sayidin (kelak menjadi Amangkurat I).
  • Pada awal pemerintahannya, Mas Rangsang bergelar Panembahan Agung. Kemudian setelah menaklukkan Madura tahun 1624, ia mengganti gelar menjadi Susuhunan Agung, atau disingkat Sunan Agung.
    Pada tahun 1641 Sunan Agung mendapatkan gelar bernuansa Arab untuk mengimbangi saingannya, yaitu Sultan Banten. Gelar tersebut diperoleh dari pemimpin Ka’bah di Makkah, yaitu Sultan Abdullah Muhammad Maulana Matarami.
  • Sultan Agung naik takhta tahun 1613 dalam usia 20 tahun. Ibu kota Mataram saat itu masih berada di Kotagede. Pada tahun 1614 dibangun istana baru di desa Kerta yang kelak ditempati pada tahun 1622.
    Peperangan demi peperangan terjadi pada masa pemerintahanny. Di awali dengan menaklukkan Surabaya dan Banten. Kemudian kemenangan berlanjut d Lasem, Rembang, dan pasuruan pada tahun 1616. Pemberontakan d Pajang tahun 1617 dapat d tumpas. Tahun 1622 menaklukan Sukadana (Kalimantan sebelah barat daya). Tahun 1624 menaklukan Madura y akhirny Surabaya menjadi bawahanny.
  • Karena perang berkepanjangan, Mataram belum juga tentram, pada tahun 1625-1627 terjadi wabah y melanda berbagai daerah hingga menewaskan dua per tiga pendudukny.
    Pemberontakan terjadi tahun1627 d Pati oleh sepupu Sultan Agung, namun dapat d tumpas dengan biaya y sangat mahal.
  • Tahun 1621 Mataram menjalin kerjasama dengan VOC, namun karena menolak membantu menyerang Surabaya waktu itu, hubungan diplomatik keduany putus.
  • 2 kali gagal merebut Batavia, namun pihak Mataram bisa membuat Gubernur jendral VOC yaitu J.P. Coen tewas oleh penyakit kolera, hasil dari membendung dan mengotori sungai Ciliwung.
    Sempat putus hubungan dengan Portugis pada tahun 1635, y sebelumny diharapkan bisa menghancurkan VOC-Belanda, karena Portugis saat itu lemah.
  • Pemberontakan2 berlanjut lagi sebagai efek kekalahanny d Batavia, namun dapat dtumpas. Tahun 1630 mengalahkan para ulama Tembayat, tahun 1630 mengalahkan Sumedang dan Ukur. Tahun 1636 memadamkan pemberontakan d Giri Kedaton dengan pernikahan Ratu Pandansari (adik Sultan Agung) dan Pangeran Pekik (pemimpin Ampel).
  • Pada tahun 1636 Sultan Agung mengirim Pangeran Silarong untuk menaklukkan Blambangan di ujung timur. Meskipun dibantu Bali, negeri Blambangan akhirnya jatuh tahun 1640.
  • Seluruh pulau Jawa akhirnya berada dalam kekuasaan Mataram, kecuali Banten dan Batavia. Wilayah luar Jawa yang berhasil ditundukkan adalah Palembang di Sumatra tahun 1636 dan Sukadana di Kalimantan tahun 1622. Ia juga menjalin hubungan diplomatik dengan Makassar, negeri kuat di Sulawesi saat itu.
  • Sultan Agung berhasil menjadikan Mataram sebagai kerajaan besar yang dibangun di atas pertumpahan darah dan kekerasan. Negeri-negeri pelabuhan dan perdagangan seperti Surabaya dan Tuban dimatikan, sehingga kehidupan rakyat Mataram hanya bergantung pada pertanian.
  • Sultan Agung juga menaruh perhatian pada kebudayaan. Ia memadukan Kalender Hijriyah yang dipakai di pesisir utara dengan Kalender Saka yang masih dipakai di pedalaman. Hasilnya adalah terciptanya Kalender Jawa Islam sebagai upaya pemersatuan Mataram. Selain itu Sultan Agung juga dikenal sebagai penulis naskah berbau mistik, berjudul Sastra Gending.
  • Bahasa Sunda juga mengalami perubahan sejak Mataram menguasai Jawa Barat. Hal itu ditandai dengan terciptanya bahasa halus dan bahasa sangat halus yang sebelumnya hanya dikenal di Jawa Tengah.
    Pada tahun 1645 Sultan Agung merasa ajalnya sudah dekat. Ia pun membangun Astana Imogiri sebagai pusat pemakaman keluarga Mataram mulai dari dirinya. Sultan Agung akhirnya meninggal dunia pada awal tahun 1646 dan dimakamkan di sana.
  • Sultan Agung digantikan putranya, yaitu Raden Mas Sayidin bergelar Amangkurat I.
  • Atas jasa-jasanya sebagai pejuang dan budayawan, Sultan Agung telah ditetapkan menjadi pahlawan nasional Indonesia berdasarkan S.K. Presiden No. 106/TK/1975 tanggal 3 November 1975.
  • Sunan Prabu Amangkurat Agung
  • Kanjeng Susuhunan Pakubuwono I- Kartasura
  • Sinuwun Prabu Mangkurat IV-Kartasura
  • Sri Sultan Hamengkubuwono I

Sri Sultan Hamengkubuwono I

HB I

HB I

 

  • Terlahir sebagai Raden Mas Sujana pada 6 Agustus 1717 di Kartasura.
  • Setelah dewasa bergelar Pangeran Mangkubumi
  • Merupakan putra Amangkurat IV raja Kasunanan Surakarta, dr selir bernama Mas Ayu Tejawati.
  • Terjadi perang suksesi Jawa ketiga yaitu perang antara Mangkubumi melawan Pakubuwono II y didukung VOC. Pertempuran demi pertempuran dimenangkan oleh Mangkubumi, Pakubuwono II sakit dan menyerahkan kedaulatan dy k VOC sebagai pelindung Surakarta, terjadi dualisme Pakubuwono III. Kemudian terjadi perang lagi.
  • 13 Februari 1755 terjadi Perjanjian Giyanti yang intiny mengakui kedaulatan Mangkubumi sebagai Sultan Hamengkubuwono I. Wilayah kerajaan terbagi menjadi 2 Pakubuwono III tetap menjadi raja d Surakarta, sedangkan Hamengkubuwono I menjadi raja di Mataram y lebih dikenal sebagai Yogyakarta.
  • Hamengkubuwono I adalah peletak dasar-dasar Kesultanan Yogyakarta (1755-1792), dianggap sbg raja terbesar dari keluarga Mataram sejak Sultan Agung.
  • Hamengkubuwono I tidak hanya seorang raja y bijaksana y ahli dalam strategi berperang, namun juga pecinta keindahan, karya arsitekturny y monumental adalah Taman Sari Keraton Yogyakarta.
  • Walo permusuhanny dgn Belanda berakhir damai, namun beliau tetap membenci Belanda, menolak tegas keinginan Belanda y ingin mendirikan benteng d lingkungan keraton Yogyakarta, beliau jg berusaha keras menghalangi pihak VOC ikut campur urusan pemerintahanny. Belanda juga mengakui bahwa perang melawan pemberontakan Pangeran Mangkubumi adalah perang terberat y pernah dihadapi VOC d Jawa (sejak 1619-1799).
  • Meninggal dunia 24 Maret 1792 y dikuburkan di Makam Raja-raja Astana Kasuwargan Imogiri.
  • Tahta diteruskan oleh putra laki-lakiny y bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono II.
  • Sri Sultan Hamengkubuwono I ditetapkan sebagai pahlawan nasional pd 10 November 2006 oleh pemerintah RI.

 

Sri Sultan Hamengkubuwono II

HB II

HB II

 

  • Lahir 7 Maret 1750
  • Meninggal 3 Januari 1828
  • Merupakan raja Kesultanan Yogyakarta y memerintah selama 3 periode, yaitu
  • 1. 1792-1810
  • 2. 1822-1812
  • 3. 1826-1828
  • Pada pemerintahan ke 2 dan ke 3 beliau dikenal dengan julukan Sultan Sepuh.
  • Nama asliny Raden Mas Sundoro, putra dr Hamengkubuwono I, ikut serta sang ayah saat terjadi pemberontakan terhadap Surakarta dan VOC. Ketika kedaulatan Hamengkubuwono I diakui dalam Perjanjian Giyanti 1755, Raden Mas Sundoro ikut diakui sebagai Adipati Anom.
  • Tahun 1774 (atau tahun Jawa 1700) tjd kegelisahan di kalangan Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta akibat mitos akhir abad, bahwa akan ada sebuah kerajaan yang runtuh. Dlm kesempatan itu, Raden Mas Sundoro menulis kitab Serat Suryaraja yang berisi ramalan bahwa mitos akhir abad akan gugur karena Surakarta dan Yogyakarta akan bersatu di bawah pemerintahannya. Naskah tersebut sampai saat ini dikeramatkan sebagai salah satu pusaka Keraton Yogyakarta.
  • Pemerintahan periode pertama, diawali dengan naik tahta pd Maret 1792.
  • Merupakan raja y penuh cita2, pejabat senior y tdk sesuai dgn kebijakan politikny segera dipensiunkan dan diganti y baru.
  • Anti terhadap Belanda.
  • Usulan beliau saat masi menjadi putra mahkota:
  • Mengusulkan agar dibuat benteng kraton untuk menahan serangan tentara Inggris
  • Penentang kekuasaan Belanda, antara lain menentang gubernur Jendral Daendels dan Raffles
  • 1. Menentang aturan protokoler baru ciptaan Daendels ttg alat kebesaran Residen Belanda
  • 2. Pada saat menghadap Sultan misalny hanya menggunakan payung dan tak perlu membuka topi
  • Desember 1810 Daendels menyerbu Yogyakarta, menurunkan Hamengkubuwono II dan menggantiny dengan Hamengkubuwono III, menangkap Natakusuma (saudara Hamengkubuwono II) dan Natadiningrat (putra Natakusuma), juga mengembalikan kedudukan patih Danureja II (setia pd Belanda).
  • Pemerintahan periode kedua, 1811 pemerintahan Belanda atas Jawa direbut Inggris. Dimanfaatkan Hamengkubuwono II kembali menjadi raja, menurunkan Hamengkubuwono III sebagai putra mahkota lagi.
  • Beliau sempat bertengkar dengan Raffles saat berkunjung k Yogyakar ta Desember 1811.
  • Inggris dibantu Mangkunegaran menyerbu Yogyakarta pd Juni 1812, Hamengkubuwono II dibuang k pulau Penang, Pakubuwono IV dirampas sebagian wilayahny.
  • Hamengkubuwono III kembali diangkat sebagai raja Yogyakarta, Pangeran Natakusuma y mendukung Inggris, oleh Raffles diangkat sebagai Pakualam I dan mendapat wilayah berdaulat bernama Pakualaman.
  • Pemerintahan periode ketiga, tjd pemberontakan Pangeran Diponegoro (putra Hamnegkubuwono III) tahun 1825 thd Belanda (kembali berkuasa sejak 1816). Saat itu y bertahta adalah Hamengkubuwono V.
  • Pemberontakan Diponegoro dukungan dari rakyat. Belanda mengambil simpati rakyat dengan mendatangkan Hamengkubuwono II y dulu dibuang k Inggris. Hamengkubuwono II kembali bertahta 1826, Hamengkubuwono V diturunkan oleh Belanda. Namun akyat tetap menganggap Pangeran Diponegoro sebagai raja mereka.
  • Hamengkubuwono II y sudah tua (makany disebut sbg Sultan Sepuh) meninggal 3 Januari 1828.
  • Pemerintahan kembali dipegang oleh cicitny yaitu Hamengkubuwono V.
  • Jadi Sri Sultan Hamengkubowo III, IV, V sempat bertahta saat masa hidupny Sri Sultan Hamengkubuwono II ini.

 

Sri Sultan Hamengkubuwono III

HB III

HB III

 

  • Lahir 20 Februari 1769
  • Wafat 3 November 1814
  • Merupakan raja kasultanan Yogyakarta y memerintah 2 periode
  • 1. 1819-1811
  • 2. 1812-1814
  • Nama asliny Raden Mas Suroyo, putra Hamengkubuwono II.
  • Saat Hamengkubuwono II diturunkan paksa oleh Daendels, Raden Mas Suroyo diangkat menjadi Hamengkubuwono III berpangkat regent atau wakil raja.
  • Inggris datang 1811 Hamengkubuwono II naik tahta lagi, menurunkanny sebagi putra mahkota (28 Desember 1811).
  • Terjadi permusuhan dengan Raffles, Hamengkubuwono II dibuang k Pulau Penang, Hamengkubuwono III diangkat kembali menjadi raja.
  • Pemerintahan berakhhir saat beliau meninggal, digantikan putrany y masih kanak2 sebagai Hamengkubuwono IV, sementara putra tertuany y lahir dr selir bernama Pangeran Diponegoro kelak melancarkan serangan terhadap Belanda pd tahun 1825-1830.

 

Sri Sultan Hamengkubuwono IV

HB IV

HB IV

 

  • Lahir 3 April 1804
  • Memerintah tahun1814-1822
  • Nama kecil Raden Mas Ibnu Jarot, putra dr Hamengkubuwono III dr permaisuri.
  • Dinobatkan jadi raja pada usia 10 tahun
  • Sri Sultan Hamengkubuwono IV memerintah didampingi oleh Paku Alam I hingga tahun 1820 sebgai wakilny.
  • Pada masa pemerintahanny kekuasaan patih Danurejo IV semakin merajalela, dy menempatkan saudara-saudarany menduduki jabatan penting di keraton. Keluarga Danurejan terkenal tunduk pada Belanda. Diberlakukan sistem sewa tanah untuk swasta, tetapi justru merugikan rakyat kecil.
  • 20 Januari 1820 Paku Alam I meletakkan jabatan sbg wali raja.
  • Pemerintahan mandiri hanya berjalan 2 tahun karena tiba2 wafat pada 6 Desember 1822 (umur 18 tahun) pada saat bertamasya sehingga diberi gelar Sultan Seda Ing Pesiyar (Sultan y meninggal pada saat berpesiar).
  • Wafatny Hamengkubuwono IV y mendadak menimbulkan desas-desus bahwa beliau tewas d racun ketika sedang bertamasya.
  • Putra mahkota y belom genap berusia 3 tahun diangkat menjadi Hamengkubuwono V.
  • Sri Sultan Hamengkubuwono V
    HB V

    HB V

     

  • Tahun 1823 bernama kecil Raden Mas Menol dinobatkan dalam usia 3 tahun.
  • Dalam memerintah dibantu dewan perwalian y antara lain beranggotakan Pangeran Diponegoro sampai tahun 1836.
  • Mangkat pd tahun 1855 tanpa meninggalkan putra y dpt menggantikanny.
  • Sri Sultan Hamengkubuwono VI
    HB VI

    HB VI

     

  • Lahir 20 Agustus 1821
  • Memerintah tahun 1855-1877
  • Nama asli Raden Mas Mustoyo, putra Hamengkubuwono IV.
  • Adik Sri Sultan Hamengkubuwono V
  • Dewasa bergelar Pangeran Mangkubumi
  • Dekat dengan Belanda, mendapat pangkat Letnan Kolonel pd tahun 1839 dan gelar Kolonel pada tahun 1847.
  • Perkawinanny dgn putri Solo (1848) yaitu kemenakan Susuhunan Paku Buwono V atau cucu Paku Buwono IV dari garwa ampeyan (selir)merupakan catatan sejarah bagi terjalinny kembali hubungan antara Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta y sejak pergantian Giyanti (1755) sering terjadi pertikaian antara kedua belah pihak.
  • Pd masa pemerinthanny tjd gempa besar meruntuhkan sebagian besar Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Tugu Golong Gilig, Masjid Gede (masjid keraton), Loji kecil (sekarang Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta).
  • Wafat 20 Juli 1877, digantikan putrany bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono VII
  • Sri Sultan Hamengkubuwono VII
    HB VII

    HB VII

    HB VII (2)

    HB VII (2)

     

  • Tahun1877 pd masa pemerintahanny banyak didirikan pabrik gula di Yogyakarta, seluruhny berjumlah 17 pabrik. Setiap pendirian pabrik memberikan peluang pd Sultan untuk menerima dana sebesar Rp 200.000,-.
  • Hal ini mengakibatkan Sultan amat kaya sehingga sering dijuluki sebagai Sultan Sugih.
  • Pd masa kepemimpinanny jg merupakan masa transisi menuju modernisasi di Yogyakarta. Banyak sekolah modern didirikan dan karenany putra2 diharuskan mengenyam pendidikan modern.
  • Pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono VII banyak dilakukan rehabilitasi bangunan komplex keraton Yogyakarta. Salah satuny Bangsal Pagelaran y terletak paling depan sendiri (tepat d Selatan Alun-alun Utara Yogyakarta), juga tratag Siti Hinggil, Gerbang Donopratopo, dan Mesjid Gedhe.
  • Tahun 1920 dalam usia 80 tahun Sultan turun tahta, dan mengangkat putra mahkotany sbg penggantiny.
  • Sri Sultan Hamengkubowo VIII
    HB VIII

    HB VIII

     

  • Lahir 3 Maret 1880
  • HB VIII (2)

    HB VIII (2)

     

  • Dinobatkan jd raja 8 Februari 1921
  • Banyak mempunyai dana untuk berbagai kegiatan termasuk membiayai sekolah-sekolah kasultanan
  • Pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono VIII banyak dana y dipake membiayai sekolah-sekolah kasultanan. Putra Sri Sultan Hamengkubuwono VIII disekolahkan hingga perguruan tinggi, terutama d Belanda, salah satuny GRM Dorojatun (kelak menjadi Sri Sultan Hamengkubuwono IX) y bersekolah d Universitas Leiden.
  • Meninggal d RS Panti Rapih Yogyakarta 22 Oktober 1939 karena sakit.
  • Sri Sultan Hamengkubuwono IX
    HB IX

    HB IX

     

  • Lahir Sabtu pahing 12 April 1912 d nDalem Pakuningratan, kampung Sompilan, Ngasem dengan nama Dorojatun.
  • Ayahny adalah Sri Sultan Hamengkubuwono VIII.
  • Ibuny Raden Ajeng Kustiyah, puteri Pangeran Mangkubumi y kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom.
  • Hari ketiga kelahiranny sudah diangkat sebagai putra mahkota dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera narendra ing Mataram.
  • Usia 4 tahun dititipkan d keluarga Mulder seorang Belanda y tinggal d Gondokusuman untuk mendapatkan pendidikan y penuh disiplin dan gaya hidup sederhana sekalipun dy adalah seorang anak raja.
  • Dorojatun d rumah itu d panggil Henkie (berasal dr nama Pangeran Hendrik, suami Ratu Wilhelmina, Belanda).
  • Sekolah TK (Frobel School asuhan Juffrouw Willer) di Bintaran Kidul.
  • Usia 6 tahun masuk SD (Eerste Europese Lagere School) tamat 1925.
  • Melanjutkan pendidikan setingkat SMP dan SMU (HBS-Hogere Burger School) d Semarang kemudian d Bandung.
  • Tahun 1931 kuliah d Rijkuniversiteit Leiden, Belanda jurusan Indologie (Ilmu tentang Indonesia) kemudian Ekonomi.
  • Tahun 1939 kembali k Indonesia.
  • Setahun kemudian, tepatny Senin Pon 18 Maret 1940, Dorojatun dinobatkan menjadi raja Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Sri Sultan Hamengkubuwono, Senapati ing Ngalogo, Abdurrahman Sayidin Panatagama Khalifatullah ingkang jumeneng Kaping IX.
  • Arti gelar tersebut adalah bahwa sultan tersebut penguasa y sah dunia fana ini, dy jg senopati ing alogo y berarti mempunyai kekuasaan untuk menentukan perdamaian atau peperangan dan bahwa dy pulalah panglima tertinggi angkatan perang pada saat terjadi peperangan. Sultan juga Abdurrahman Panotogomo atau penata agama y pemurah, sebab dy diakui sebagai kalifatullah pengganti Muhammad Rasul Allah.
  • Kelebihan Sultan Hamengkubuwono IX:
  • Contoh bangsawan y demokratis
  • Pemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan d bawah kepemimpinanny
  • Pendidikan Barat y dijalaniny sejak usia 4 tahun membuat HB IX menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Kraton Yogyakarta d kemudian hari.
  • Berbagai tradisi kraton y kurang menguntungkan dhapusny dan dengan alternatif budaya baru HB IX menghapusny.
  • Bukan berarti menghilangkan substansi sendiri sejauh itu perlu dpertahankan.
  • Wawasan budayany y luas mampu menemukan terobosan baru untuk memulihkan kejayaan kerajaan Yogyakarta. Bila dalam masa kejayaan Mataram pernah berhasil mengembangkan konsep politik keagungbinataraan, yaitu bahwa kekeuasaan raja adalah agung binathara bahu dhenda nyakrawati, berbudi bawaleksana ambeg adil (besar laksana kekuasaan dewa, pemeliharaan hukum dan penguasa dunia, meluap budi luhur muliany, dan bersikap adil terhadap sesamany), maka HB IX dengan wawasan baruny menunjukkan bahwa raja bukan lg gung binathara, melainkan demokratis. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana.
  • Memiliki paham kebangsaan y tinggi.
  • Dalam pidato penobatanny sbg Sri Sultan Hamengkubuwono IX ada 2 hal y menunjukkan betapa paham kebangsaanny y tinggi:
  • “Walaupun sy telah mengenyam pendidikan Barat y sebenarny, namun pertama-tama sy adalah dan tetap adalah orang Jawa.”
  • Janji Perjuanganny: “Izinkanlah sy mengakhiri pidato sy ini dengan berjanji, semoga sy dapat bekerja untuk memenuhi kepentingan nusa dan bangsa, sebatas pengetahuan dan kemampuan y ada pd sy.”
  • Bukti lain wawasan kebangsaanny y sangat tinggi:
  • Sikap tegasny y mendukung RI dengan sangat konsekuen. Segera setelah Proklamasi kemerdekaan RI dy mengirimkan amanat kepada presiden RI y menyatakan keinginan kerajaan Yogyakarta untuk mendukung pemerintahan RI.
  • Ketika Jakarta sebagai ibukota negara mengalami situasi gawat, HB IX tidak keberatan ibukota RI dipindahkan k Yogyakarta.
  • Ketika ibukota RI diduduki musuh, ia bukan saja tidak mau menerima bujukan Belanda untuk berpihak kepada mereka, namun juga mengambil inisiatif y sebenarny dapat membahayakan diriny, termasuk mengizinkan para gerilyawan bersembunyi d komplex keraton pd Serangan Oemoem 1 Maret 1949.
  • Jelas sudah bahwa beliau adalah seorang y sangat republiken, setelah bergabung dgn RI, HB IX terjun k dunia politik nasional.
  • Jabatan y pernah d emban:
      1. Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta dan Gubernur Militer DIY Kabinet Syahrir (2 Oktober 1946-27 Juni 1947)
      2. Menteri Negara Kabinet Amir Syarifuddin I dan II (3 Juli 1947-11 November 1947 dan 11 November 1947-28 Januari 1948)
      3. Menteri Negara Kabinet Hatta I (29 Januari 1948-4 Agustus 1949)
      4. Menteri Negara Kabinet Hatta II (4 Agustus 1949-20 Desember 1949)
      5. Menteri Pertahanan/Koordinator Keamanan Dalam Negeri pd masa RIS (20 Desember 1949-6 September 1950)
      6. Menteri Pertahanan Kabinet Natsir (6 September 1950-27 April 1951)
      7. Wakil Perdana Menteri tahun 1951
      8. Ketua dewan Kurator UGM Yogyakarta Tahun 1956
      9. Ketua Dewan Pariwisata Indonesia Tahun 1957
      10. Ketua Sidang ke 4 ECAFE (Economic Commision or Asia and The Far East)
      11. Ketua Pertemuan Regional ke 11 Panitia Konsultatif Colombo Plan
      12. Tahun 1958 Ketua Federasi Asian Games
      13. 5 Juli 1959 Ketua BPK
      14. Tahun 1963 Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan PBB tentang perjalanan dan pariwisata
      15. 21 Februari 1966 Menteri Koodinator Pembangunan
      16. 11 Maret 1966 Wakil Perdana Menteri Bidang Ekonomi (Ekubang)
      17. Tahun 1968 Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
      18. Tahun 1968 Ketua Umum KONI
      19. Tahun 1968 Ketua Delegasi Indonesia k Konferensi PATA (Pasific Area Travel Association) d California Amerika Serikat
      20. Wakil Presiden RI, 25 Maret 1973 undur diri 23 Maret 1978 dengan alasan kesehatan.
  • 1 Oktober 1988 kembali k Rahmatullah di Rumah Sakit George Washington University Amerika Serikat pukul 04:30 waktu setempat.
  • 8 Oktober 1988 jenazah Sri Sultan Hamengkubuwono IX dimakamkan d Astana Saptarengga, Komplex Pemakaman Raja Mataram d Imogiri, 17 km Selatan Kota Yogyakarta.
  • Dikenal sebagai bapak pramuka Indonesia
  • Sri Sultan Hamengkubuwono X
    HB X

    HB X

     

  • Lahir 2 April 1946
  • Dinobatkan jadi raja 7 Maret 1989 (Selasa wage 19 Rajab 1921)
  • Nama kecil BRM Herjuno Darpito
  • Gelar setelah dewasa KGPH Mangkubumi
  • Merupakan anak tertua dari Sri Sultan Hamengkubowono IX dari istri kedua RA Siti Kustina/BRA Widyaningrum/KRA Widyaningrum/RAy Adipati Anom
  • Istriny Tatiek Drajat Suprihastuti/BRA Mangkubumi/GKR Hemas
  • Menikah tahun 1968
  • Gelar resmi Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Sri Sultan Hamengkubuwono Senapati ing Alogo Ngabdurrokhman Sayidin Panatagama Khalifatullah ingkang jumeneng Kaping Dasa.
  • Jabatan y pernah d emban:
    1. Ketua DPD Golkar DIY
    2. Ketua KONI DIY
    3. Dirut PT Punokawan y bergerak d bidang jasa konstruksi
    4. Presiden Komisaris PG Madukismo
    5. Ketua Tim Ahli Gubernur DIY
  • Memiliki 5 orang putri
  • Lulusan FH UGM
  • Kita dukung dech Sultan y punya niat tulus buat Indonesia….

    Sumber:
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_I
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_II
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_III
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_IV
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_V
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_VI
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_VII
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_VIII
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_IX
    http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_X
    http://babadbali.com/babad/babadpage.php?id
    http://jogjakini.wordpress.com/2007
    http://101tokoh.blogspot.com/2009/07/sultan-agung.html
    http://www.joglosemar.co.id/mataramking.html
    http://onerani.wordpress.com/2008/07/23/sultan-agung/

 

15 gagasan untuk “Sultan Q….

  1. Apakah Ada Keturunan jogja Berasal Dr Keturunan Kertarajasa jika ada tolong ceritkan n tolong kirim email ke ratieh_need@yahoo.com krn saya ingin mengetahuinya dan ad sesuatu yang ingin saya singkapi dr klrga saya.Terima kasih

  2. Salam Kenal,

    bisa share informasi kalo tahu tentang tokoh R.M Papak, putra pangeran mangkudiningrat dari istrinya RA Jaya kusuma (putri Nyi Ageng Serang). Pangeran mangkudingrat adalah putra Sultan HB II dari istrinya Ratu Mas.

    Bisa di kirim ke emailku

    terima kasih sebelumnya…..

    • …salam kenal jg @harmadi.. ;) …. mmmmm tentang Raden Mas Papak yang bergelar G.P.A.A. Notoprojo itu yaw…. hehehhee… :D … mf saya gag tau banyak jg…. ;) ….

      tapi udah saya email sepengetahuan saya…

      makasih udah berkunjung ;)

  3. Saya Mau Tanya Sisilah dari ini apa Benar Tolong Dibales KH. Yasin putro Ky. Zainal Abidin Ky.Hasan Munada Wakaf Masjid Kepil Putro Ky.Zainal Arif Putro Kiageng Panewu putro Sarif pakualaman putro srisultan Hamengkubuwono ke berapa.

  4. salam kenal mbak,,,,mohon informasi untuk trah atau turunan Sultan HB III dari selir sampai cicitnya. Saya ingin tahu posisi saya ini jadi trah keberapa…terima kasih

Komentar ditutup.